Banjir Landa Sosok Sanggau, Walhi Kalbar: Ini Peringatan dan Perhatian Bagi Kita
Sementara untuk jangka pendek, upaya evakuasi warga korban banjir perlu dilakukan segera,
Tayang:
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
Direktur Walhi Kalbar, Hendrikus Adam diwawancarai di Sekretariat Walhi Kalbar, Jalan HM. Husni Thanrin, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 15 Oktober 2024.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktur Walhi Kalbar, Hendrikus Adam mengatakan bencana ekologis banjir yang terjadi di Sosok merupakan banjir terparah sepanjang sejarahnya di daerah tersebut.
Menurutnya, bencana tersebut tidak terlepas dari curah hujan dan semakin terbukanya wilayah yang harusnya jadi penyangga dan resapan selama ini.
"Curah hujan hanyalah pemicu semata. Bencana Banjir yang terjadi juga menjadi peringatan bahwa kondisi lingkungan sekitar tidak sedang baik-baik saja kondisinya," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Jumat 18 Oktober 2024.
Untuk itu, kata Adam, perlu dilakukan langkah-langkah pemulihan dan perbaikan atas kerusakan bentang alam sekitar dalam jangka yang panjang ke depan.
"Sementara untuk jangka pendek, upaya evakuasi warga korban banjir perlu dilakukan segera," tuturnya.
"Jadi terbukanya lansekap di daerah perhuluan sekitar yang harusnya jadi penyangga menjadi akar masalah dari bencana banjir yang terjadi. Hal ini perlu disadari untuk menjadi perhatian bersama segenap pihak," pungkasnya.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Baca Juga
| Timbulkan Kerusakan Parah, DPRD Sintang Minta BPBD Sigap Tangani Banjir di Kayan Hulu |
|
|---|
| Banjir di Kayan Hulu Sintang, Satu Rumah Warga Hanyut dan Satu Bergeser |
|
|---|
| Banjir Rendam Akses Permukiman di Desa Teraju Sanggau, Polsek Toba Turun Langsung Pantau Debit Air |
|
|---|
| Banjir Rendam Jalan Sabung Trans di Subah, Akses Masyarakat Gunakan Perahu |
|
|---|
| Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Jalan Trans Kalimantan Sanggau dan Belasan Rumah Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tedi-151024-adams.jpg)