Ragam Contoh
Pengertian dan Contoh Imaji dalam Puisi Visual Auditif dan Taktil, Materi Bahasa Indonesia Kelas 10
Pada materi Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA, siswa akan belajar tentang jenis-jenis imaji dalam puisi.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Salah satu unsur dalam puisi adalah imaji. Unsur ini penting diketahui untuk memahami makna puisi.
Pada materi Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA, siswa akan belajar tentang jenis-jenis imaji dalam puisi.
Dalam membawakan rangkaian kata, seorang penyair berusaha memunculkan daya imajinasi dalam puisinya.
Dengan begitu, pembaca bisa memunculkan apa yang disampaikan penyair ke dalam pikirannya dengan perasaan.
Puisi adalah bentuk karya sastra yang memadukan kata indah untuk mengungkapkan perasaan seseorang.
Dalam KBBI, puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.
• Mengenal Contoh Puisi Akrostik, Materi Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka
Jenis Imaji dalam Puisi
Imaji adalah penggunaan perumpamaan untuk menyampaikan suatu ide dengan lebih hidup dan mendalam.
Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), imaji adalah sesuatu yang dibayangkan dalam pikiran.
Imaji dalam puisi berarti kata atau susunan yang bisa memicu pengalaman sensoris, seperti penglihatan kita.
Karena merupakan unsur dalam puisi, imaji memiliki keterkaitan dengan unsur puisi lain, seperti pemilihan diksi.
Secara umum, imaji dibagi menjadi tiga, yakni imaji visual, imaji auditif, dan imaji taktil. Berikut penjelasannya:
1. Imaji Visual
Imaji visual adalah penggambaran menggunakan kata-kata yang menggambarkan objek yang bisa dilihat.
Bersumber dari Adjar.id, visual sendiri berarti hal-hal yang dapat dilihat dengan mata manusia secara langsung.
Dengan imaji visual, hal-hal yang sebenarnya tidak terlihat menjadi seolah-olah terlihat, teman-teman.
Imaji visual paling sering muncul dalam karya puisi karena hampir seluruh pembaca bisa membayangkan suatu hal.
Contoh imaji visual dalam puisi, yakni:
- Alirannya sangat tenang, goyangkan perahu menuju lautan.
- Lautan biru dengan ombak menggulung.
- Dua daun kering itu menggugurkan daunnya di malam hari.
2. Imaji Auditif
Berbeda dengan imaji visual, imaji auditif merupakan jenis penggambaran yang dapat didengar oleh indra pendengaran.
Artinya, dalam imaji auditif digunakan kata-kata yang menimbulkan efek seolah objek bisa didengar pembaca.
Imaji ini bisa dihasilkan dengan menyebutkan atau menguraikan bunyi suara dengan beberapa diksi pilihan.
Misalnya, diksi sunyi, tembang, dendang, suara mengiang, berdentum-dentum, sayup-sayup, dan lainnya.
Contoh imaji auditif dalam puisi, yakni:
- Ia berteriak dengan suara yang melengking.
- Menangiskah ruh bati itu keras-keras.
- Suara ombak berderu menabrak karang.
• Pengertian dan Contoh Majas Repetisi dalam Puisi, Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA K Merdeka
3. Imaji Taktil
Imaji taktik adalah suatu penggambaran yang dapat dirasakan oleh indera peraba atau permukaan kulit kita.
Pada saat membacakan atau mendengarkan larik puisi, kita bisa menemukan diksi yang bisa dirasakan kulit.
Ada banyak diksi dalam puisi yang termasuk imaji taktil, seperti dingin, panas, halus, kasar, dan lain sebagainya.
Contoh imaji taktik dalam puisi, yakni:
- Jari-jarinya mencabik galak senar gitarnya.
- Ia menggaruki rasa gatal di sukmanya.
- Dingin menusuk hatinya yang malang.
(*)
Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
CONTOH Kalimat dengan Kata Berakhiran -kan dalam Materi Bahasa Indonesia |
![]() |
---|
30 Kalimat dengan Kata Berawalan Ter- dalam Materi Bahasa Indonesia |
![]() |
---|
CARA Beli Masa Aktif Telkomsel tanpa Isi Pulsa Agar Nomor Tidak Hangus |
![]() |
---|
25 Kalimat dengan Kata Berawalan Mem- dalam Bahasa Indonesia |
![]() |
---|
Kemendikbudristek Wujudkan Transisi PAUD ke SD, Apa Saja Perubahan Terbaru Pendidikan? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.