Satono Buka Rakor Verifikasi Validasi Penerima Bantuan Iuran

Rakor itu sekaligus verifikasi validasi  peserta aktif segmen pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja atau PBI APBD 2024.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Bupati Sambas Satono membuka rapat koordinasi (Rakor) teknis verifikasi dan validasi peserta aktif segmen PBI jaminan kesehatan APBN dan segmen bukan penerima upah, di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu 11 September 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Satono membuka rapat koordinasi (Rakor) teknis verifikasi dan validasi peserta aktif segmen Penerimaan Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan APBN, Rabu 11 September 2024. 

Rakor itu sekaligus verifikasi validasi  peserta aktif segmen pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja atau PBI APBD 2024 di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Bupati Sambas Satono mengapresiasi seluruh peserta rakor verval yang hadir demi meningkatkan kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Selain itu, kegiatan ini juga wujud pemerintah hadir dalam pelayanan kesehatan. 

"Terima kasih semua yang hadir, tentu kita dapat berhimpun dalam rangka evaluasi bahwa untuk meningkatkan kehadiran pemerintah dalam rangka pendataan kesehatan PBI pusat," jelas Satono.

Satono mengatakan, data PBI memang perlu dilakukan pendataan lebih masif terstruktur, dan rapi. Dia juga mengapresiasi seluruh pihak yang bekerja untuk memberikan data yang akurat.

Baca juga: Pangeran Ratu M Tarhan Sambut Silaturahmi Krisantus di Istana Sambas

Satono bilang data PBI pada tahun 2023 di Kabupaten Sambas sekitar 41 ribu jiwa, kemudian pada 2024 mencapai 18 ribu jiwa.

"Dua tahun terakhir ini telah dilakukan bersama, tahun pertama itu sebanyak 41 ribu yang berhasil rekan-rekan petugas pendataan di lapangan, kemudian tahun ini 2024 dilakukan verifikasi dan validasi sebanyak 18.000 sekian jiwa," katanya.

Sehingga total dalam kurun dua tahun ini telah memverifikasi dan validasi peserta aktif segmen penerima PBI APBN dan segmen pekerja bukan penerima upah atau PBI daerah tahun 2024 sejumlah hampir 60 ribu jiwa.

"Terima kasih banyak atas jasa-jasa saudara. Ini tentu energi baru bagi Pemda Sambas, karena Bupati tidak mampu kalau tidak ada semuanya, peran OPD, camat, kades dan rekan pejuang sosial di lapangan," jelas Satono. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved