Tiga Mahasiswa Pontianak Raih Juara 1 Lomba Qris Jelajah Indonesia 

Membantu meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat, khususnya tentang cara-cara pembayaran yang lebih efisien dan aman

Editor: Jamadin
Istimewa
Tiga Mahasiswa di Pontianak meraih juara pertama dalam kompetisi Qris Jelajah Indonesia wilayah Kalimantan Barat Tahun 2024. Dari kiri ke kanan, Rizki Reinaldi, Risna Nur Shapira, dan Fadel Mubarak. Saat proses pembuatan video edukasi tentang pembayaran Qris di Kota Singkawang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tiga mahasiswa di Pontianak meraih juara pertama dalam kompetisi Qris Jelajah Indonesia wilayah Kalimantan Barat Tahun 2024. 

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Risna Nur Shapira (22) mahasiswa dari Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Prodi Pembangunan Sosial, Rizki Reinaldi (21) dan Fadel Mubarak (21) mahasiswa dari Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) Prodi Akuntansi Sektor Publik. 

Satu di antara mereka, Rizki mengatakan motivasi awal mengikuti lomba ini sebagai bentuk memberikan dukungan kepada pemerintah dalam melakukan inovasi dan digitalisasi, khususnya pada sistem bertransaksi di Indonesia.

"Kami berpartisipasi dalam perlombaan ini bisa menjadi cara untuk mendukung upaya pemerintah dan pihak terkait dalam mendorong transformasi digital, khususnya dalam sistem pembayaran di Indonesia," katanya saat diwawancarai Tribun Pontianak, pada Rabu 14 Agustus 2024. 

Filipina Juara Klasemen Akhir Olimpiade Paris 2024 Level Negara ASEAN, Cek Perolehan Akhir Medali

Selain itu, lanjutnya menerangkan untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap keuangan yang sudah berubah bertransformasi ke arah digitalisasi. 

"Membantu meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat, khususnya tentang cara-cara pembayaran yang lebih efisien dan aman," ujarnya.

Adapun persiapan dalam lomba ini, Rizki mengatakan yang dilakukan bersama timnya adalah menyusun strategi.

"Seperti pembagian tugas, agar dalam menjalankan perlombaan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien," jelasnya.

Dijelaskannya, tantangan dalam proses lomba ini mereka harus memahami informasi dan mempersiapkan hal edukatif untuk disampaikan dengan baik.

Kemudian, disisi lain Fadel menambahkan strategi tim mereka dalam memanfaatkan QRIS dalam kompetisi ini berfokus pada dua hal utama.

Ia menyampaikan fokus pada penyampaian edukasi tentang benefit serta kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS. 

"Tim kami melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui kegiatan edukasi seperti menjelaskan manfaat QRIS dan bagaimana penggunaannya dapat mempermudah transaksi sehari-hari," ujarnya menambahkan.

Lalu, selanjutnya memanfaatkan media sosial yakni melakukan inovasi dalam membuat konten berupa video yang informatif untuk memperluas jangkauan informasi tentang penggunaan QRIS. 

Fadel mengatakan tahapan proses dari awal membuat video edukasi itu dari memikirkan ide-ide konten yang relevan dengan tema hingga pengambilan footage yang cocok, agar pesannya tersampaikan kepada masyarakat melalui tayangan konten tersebut.

"Dengan inovasi tersebut, kami tidak hanya memperkenalkan QRIS sebagai alat pembayaran digital tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang kemudahan dan keamanan yang ditawarkan oleh QRIS," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved