Khazanah Islam

NIAT Makan Sahur Puasa Tasua Senin 15 Juli 2024, Amalan Pelebur Dosa di Bulan Muharram 1446 H

Puasa tasua adalah puasa yang dilakukan pada hari ke-9 Muharam. Sedangkan puasa asyura adalah puasa yang dijalankan pada hari ke-10 Muharam.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Simak Bacaan dan Niat Puasa Tasua pada Senin 15 Juli 2024. Amalan Pelebur Dosa di bulan Muharram 1446 H. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berpuasa sunnah di bulan Muharram 1446 H merupakan anjuaran.

Terdapat dua amalan puasa sunnah yang dianjurkan pada bulan Muharram.

Puasa tasua adalah puasa yang dilakukan pada hari ke-9 Muharam.

Sedangkan puasa asyura adalah puasa yang dijalankan pada hari ke-10 Muharam.

Hukum puasa puasa tasua dan asyura adalah sunnah, yaitu apabila dikerjakan memperoleh pahala, tetapi jika ditinggalkan tidak berdosa.

Tata Cara dan Waktu Terbaik Menunaikan Shalat Taubat, Amalan Memohon Ampun di Bulan Muharram 1446 H

Berdasarkan penanggalan 1 Muharram 1446 Hijriah bertepatan dengan 7 Juli 2024.

Hal itu berdasarkan perhitungan dari Organisasi Muhammadiyah

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Puasa Tasua jatuh pada hari Senin 15 Juli 2024

Penetapan 1 Muharam menurut Muhammadiyah ini didasari oleh kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT) yang ditentukan oleh imkan rukyat dan konjungsi.

Imkan rukyat atau kemungkinan terlihatnya bulan sabit pertama terjadi pada Sabtu, (6/7/2024) pukul 11.30.38 GMT atau 18.30 WIB.

Sementara konjungsi bulan yang terjadi pada Jumat 5 Juli 2024 pukul 22.57.19 GMT atau 05.57 WIB.

Sementara itu Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menetapkan 1 Muharam 1446 H jatuh pada Senin 8 Juli 2024.

Materi Khutbah Jumat Lengkap 1 dan 2 Pekan Pertama Bulan Muharram 1446 H 12 Juli 2024

Dengan begitu, Jadwal Puasa Tasua menurut NU jatuh pada Selasa, 16 Juli 2024

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

"Nawaitu sauma tasua sunnatal lillahita’ala"

Artinya : Saya niat puasa Tasu'a sunnah karena Allah Ta'ala

  • Berikut ini bacaan doa dan artinya dalam bahasa Indonesia

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahabadh dhoma,u wabtalatil uruuq wa tsabatal ajru insyaa Alloh)

Artinya : Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap insya Allah

Doa diatas tersebut berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud.

Masyarakat kita banyak menyebut doa kedua ini dengan istilah doa buka puasa Allahumma laka shumtu.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

(Allohumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthortu)

Artinya : Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.

Selain kedua doa di atas, yang masing-masingnya terpisah dan boleh dipilih yang mana, ada pula doa gabungan dari kedua doa di atas.

Di Indonesia, doa ini lebih populer karena televisi sering menampilkannya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved