Perkuat Persatuan, Kodim 1208/Sambas Jalin Silaturahmi dengan Komponen Masyarakat

Selain itu, kegiatan ini sebagai upaya untuk mempertebal persatuan dengan rasa senasib dan seperjuangan.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Kodim 1208/Sambas menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) bersama komponen masyarakat di Aula Kodim 1208/Sambas, Kabupaten Sambas, Kamis 6 Juni 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Komando Distrik Militer 1208/Sambas menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) bersama komponen masyarakat di Aula Kodim 1208/Sambas, Kabupaten Sambas, Kamis 6 Juni 2024.

Unsur masyarakat yang menghadiri komsos ini mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan pemuda. Kegiatan ini mengangkat tema Bersama Merawat Kebhinekaan Mencegah Intoleran.

Dandim 1208/Sambas Letkol Czi Priyo Hindrarto bilang, kegiatan silaturahmi ini penting sebagai media untuk membina hubungan silaturahmi serta wahana untuk saling mengenal dan berkomunikasi satu sama lain.

"Diharapkan pertemuan ini dapat lebih mempererat rasa kebersamaan dan hubungan emosional antara TNI dan rakyat, khususnya Kodim 1208/Sambas dengan segenap komponen masyarakat yang ada di wilayah," ungkapnya.

Selain itu, kegiatan ini sebagai upaya untuk mempertebal persatuan dengan rasa senasib dan seperjuangan.

Baca juga: Kepala BNN RI Memberikan Kuliah Umum di Aula Bupati Sambas, Membangun Generasi Bersih dari Narkoba

"Rasa senasib dan seperjuangan serta hubungan emosional yang sudah terjalin selama ini, sudah selayaknya untuk terus dipertahankan dan dibina sepanjang waktu," ujar Dandim.

Dandim mengatakan, salah satu mitra terbaik TNI dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara adalah hubungan yang baik terhadap para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat serta pemuda. Tergabung dalam satu komponen yakni komponen masyarakat.

Menghadapi perkembangan dan dinamika bangsa pada saat sekarang ini, Dandim mengajak komponen masyarakat Sambas tidak boleh terombang-ambing dan terseret keluar dari jati diri. Sebagai komponen masyarakat yang mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

"Para tokoh masyarakat, tokoh agama tokoh adat serta tokoh pemuda harus tetap menjadi unsur pemersatu bagi seluruh Bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman baik yang bersifat regional maupun global," ujarnya. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved