Danrem 121/Abw Kunjungi Pos Satgas Pamtas RI-Malaysia dan Koramil Perbatasan

Lokasi pertama yang dikunjungi Danrem yaitu Pos Balai Karangan Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonarmed 16/Tumbak Kaputing dan Koramil Sekayam.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Danrem 121/ABW Brigjen TNI Luqman Arief foto bersama saat kunjungi Prajurit Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonarmed 16/Tumbak Kaputing dan Koramil Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis 11 April 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief kunjungi prajurit Satgas dan Koramil di perbatasan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis 11 April 2024.

Lokasi pertama yang dikunjungi Danrem yaitu Pos Balai Karangan Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonarmed 16/Tumbak Kaputing dan Koramil Sekayam.

Pada saat kunjungan, Danrem memberikan bingkisan idul fitri untuk para anggota serta semangat dan arahan kepada anggota yang bertugas agar mempertahankan moril, jaga kesehatan dan meningkatkan prestasi yang telah dicapai.

"Selamat hari raya idul Fitri 1445 Hijriyah kepada rekan-rekan yang merayakannya. Dan saya ingatkan kepada Satgas Pengamanan Perbatasan agar tetap fokus dengan tugas, tingkatkan prestasi yang sudah ada," katanya, Kamis 11 April 2024.

"Jaga disiplin untuk terus waspada terhadap segala kegiatan ilegal, baik penyelundupan narkoba dan lain sebagainya. Bagi Satgas Teritorial tetap jalin Komunikasi dengan masyarakat, agar tidak terlibat segala bentuk kegiatan Ilegal di wilayah perbatasan," tambahnya.

Soal Longsor Tutupi Jalan Lintas Utara Kapuas Hulu, BPBD Kalbar: Sedang Dilakukan Pemulihan

Laskar Madura Kalbar Dukung dan Kawal Pilkada 2024 di Kalimantan Barat

Selain itu, Danrem juga menekankan kepada seluruh prajurit di wilayah perbatasan, jangan sampai melibatkan diri dalam bentuk kegiatan Ilegal yang dilarang oleh Undang-undang yang dapat berdampak buruk, baik terhadap satuan, keluarga, maupun pribadi. 

Danrem mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya bahwa selama ini prajurit yang bertugas sudah sangat baik.

Terbukti, dalam enam bulan terakhir mampu menggagalkan berbagai penyelundupan barang ilegal.

"Setidaknya lebih dari 100 Miliar narkotika telah digagalkan masuk ke wilayah negara kesatuan Republik Indonesia dalam 6 bulan terakhir ini. Tentu prestasi ini harus kita tingkatkan, kita tidak tahu kapan dan bagaimana para mafia ini memanfaatkan kelengahan kita. Saya minta para anggota tingkatkan kewaspadaan, kuatkan jejaring dan jadikan masyarakat sebagai mitra memberantas penyelundupan barang ilegal," pungkasnya.

(*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved