Khazanah Islam

NIAT dan Bacaan Dzikir Shalat Tahajud, Amalan Menanti Lailatul Qadar Malam ke 23 Ramadan 1445 H

Menunaikan Shalat Tahajud akan menjadi pilihan terbaik untuk menanti malam Lailatul Qadar

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Endro
Bacaan Dzikir setelah Shalat tahajud malam ke 23 Ramdhan 1445 Hijriah 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Yuks terus amalkan Shalat Tahajud.

Melaksanakan Shalat Tahajud menjadi amalan yang mendapatkan ganjaran pahala di penhujung Ramadan.

Tak Terasa Ramadan 1445 Hijriah sudah berada di malam ke 23.

Menunaikan Shalat Tahajud akan menjadi pilihan terbaik untuk menanti malam Lailatul Qadar

Pada malam Lailatul Qadar, semua amal dan ibadah akan dilipatkan pahalanya, bahkan melebihi beribadah selama 1000 bulan.

BACAAN Dzikir Malam ke 23 Ramadhan 1445 Hijriah, Amalan Saat Iktikaf Menanti Lailatul Qadar

Berikut ini panduan melakasanakan Shalat Tahajud disertai doa khusus yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Simak Tata Cara Salat Tahajut, Mulai dari Niat hingga Salam.

1. Membaca niat salat Tahajud

Sebelum melakukan salat Tahajud, utamakan membaca niat terlebih dahulu sebagai berikut,

صَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat-Tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

2. Takbiratul Ihram

3. Membaca doa Iftitah

Kemudian disambung dengan surah Al Fatihah, dan membaca surah pendek Al Quran

KUMPULAN Ucapan Idul Fitri 2024 Bisa Dijadikan Hampers Lebaran untuk Orangtua, Sahabat dan Gebetan

4. Lakukan langkah-langkah salat pada umumnya seperti rukuk dan sujud

5. Rakaat selanjutnya disamakan dengan rakaat pertama (kecuali doa Iftitah)

6. Tahiyat akhir

7. Salam

Lafadz Niat Sholat Tahajud Lengkap Tata Cara, Waktu & Keutamaannya Termasuk Menolak

Seteah salat tahajud, disunahkan membaca bacaan wirid, tasbih, tahmid, selawat, Istigfar, kemudian membaca doa sholat tahajud.

Bacaan Zikir

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullôhal ‘azhîm alladzî lâ ilâha illâ huwal hayyul qoyyûm wa atûbu ilaih.

Artinya:

“Saya memohon kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain Dia Yang Hidup dan Berdiri dan saya bertobat kepada-Nya.”

Bacaan kedua

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ أَعُوْذُُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْت

Allahumma Anta Robbi, Laa Ilaaha Illa Anta, Khalaqtani wa ana abduKa, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, Audzubika min syarri maa shona’tu, Abu’u laka bi ni’matiKa ‘alaiyya wa abu’u laKa bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa Anta.

Artinya:

“Ya Allah! Engkaulah Rabbku, Tak ada Tuhan yang berhak disembah selainMu, Engkaulah Yang menciptakanku, dan aku adalah hambaMu, aku berada di atas ikatan dan janjiMu selama aku mampu, aku berlindung kepadaMu dari kejahatan yang aku perbuat, aku mengakui kepadaMu atas nikmatMu kepadaku, dan aku juga mengakui kepadaMu dosa-dosaku, maka ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: KLIK DISINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved