Khazanah Islam
Hukum Mandi Junub Saat Azan Subuh di Bulan Ramadhan 1445 Hijriah?
Mandi wajib diharuskan bagi umat Islam setelah berhubungan badan atau perempuan yang menyelesaikan masa haidnya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bersih dari hadas merupakan hal yang mutlak saat menjalankan ibadah.
Lalu bagiamana hukum mandi junub setelah imsak?
Mandi wajib diharuskan bagi umat Islam setelah berhubungan badan atau perempuan yang menyelesaikan masa haidnya.
Umat Islam harus melakukan mandi wajib setelah berhadats besar agar kembali suci.
Lantas bagaimana hukum mandi junub setelah imsak atau azan subuh ?
• Bacaan Doa Ramadhan 1445 Hijriah Hari ke 11, Lengkap Fadilah Tarawih Menakjubkan Malam ke 11 Ramadan
Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi, menyampaikan terkait hukum menjalankan mandi junub setelah imsak.
Ia mengatakan, umat Islam diperbolehkan berpuasa, meski dalam keadaan junub atau kotor setelah keluar mani atau bersetubuh.
"Enggak apa-apa. Jadi puasa dalam keadaan dia junub itu enggak ada masalah, boleh-boleh saja," ujarnya, dikutip dari YouTube Tribunnews.com.
Menurutnya, orang yang akan berpuasa, diperbolehkan mandi junub setelah waktu Subuh.
Sehingga, puasa orang yang baru mandi junub setelah waktu Subuh itu tetap sah.
"Jangankan setelah imsak, setelah Subuh saja tidak ada masalah," ungkapnya.
• KAPAN Malam Nuzulul Quran di Bulan Ramadhan 1445 Hijriah?
Wahid Ahmadi menambahkan, orang yang sudah sahur lalu melakukan hubungan badan atau jimak, dia diperbolehkan mandi junub setelah waktu Subuh.
Lalu, dia bisa menjalankan salat Subuh dan meneruskan berpuasa Ramadhan.
"Misalnya, seseorang setelah Sahur dia jimak, kemudian tertidur sampai kebablasan Subuh-nya jam 5 misalnya."
"Dia tidak apa-apa, dia mandi dulu kemudian wudu, kemudian salat Subuh. Setelah itu puasa jalan, tidak ada masalah," jelasnya.
Niat dan Tata Cara Mandi Wajib
Berikut ini niat dan tata cara mandi wajib, yang Tribunnews.com kutip dari sumsel.kemenag.go.id:
1. Membaca basmallah atau niat
Berikut niat mandi wajib:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari fardhan lillahi ta’aala.
Artinya:
“Aku berniat mandi junub untuk menghilangkan hadas besar fardu karena Allah Ta’ala.”
2. Membersihkan kemaluan dengan tangan kiri
3. Berwudhu seperti wudhunya sholat
4. Menggosok-gosok badan dengan tangan, mendahulukan yang kanan baru yang kiri.
5. Tertib (Mendahulukan yang dahulu mengakhirkan yang akhir
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: KLIK DISINI
| Musafir Wajib Tahu, Ini Tata Cara Shalat Jamak Qashar Lengkap dengan Dalilnya |
|
|---|
| Shalat Dhuha Lengkap Tata Cara Melaksanakan, 2-12 Rakaat Niat hingga Doa Datangkan Rezeki |
|
|---|
| Jam 4 Tahajud Masih Boleh ? Ini Batas Waktu Sholat Tahajud, Lengkap dengan Niat dan Doanya |
|
|---|
| Tata Cara Sholat Subuh 2 Rakaat Lengkap dengan Doa Qunut dan Dzikir Usai Shalat |
|
|---|
| Tuntunan Melaksanakan Shalat Subuh yang Benar, Disertai Niat dan Bacaan Lengkap Bagi Pemula |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Apakah-Menonton-Film-Dewasa-Membatalkan-Puasa-jika-Dilakukan-di-Siang-Hari-Bulan-Ramadhan-Yuk-Cek.jpg)