Banjir di Sintang Surut, Status Tanggap Darurat Batingsor Berakhir

"Status tanggap bencana alam batingsor itu telah berakhir pada 20 Maret kemarin. Dan dengan berakhirnya status itu kita rapat koordinasi antara satgas

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Kepala BPBD Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang memutuskan untuk tidak memperpanjang status tanggap darurat bencana alam Batingsor.

Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi Satgas Batingsor menyikapi banjir di Sintang berangsur surut dan aktivitas masyarakat kembali normal.

"Status tanggap bencana alam batingsor itu telah berakhir pada 20 Maret kemarin. Dan dengan berakhirnya status itu kita rapat koordinasi antara satgas, melihat kondisi air sudah surut beberapa daerah maka statusnya tanggap darurat tidak kita perpanjang dan kita kembali ke status normal," kata Kepala BPBD Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, Kamis 21 Maret 2024.

Safari Ramadan Kemenkumham Kalbar Ke Bapas dan Lapas Sintang

BPBD berencana mengajukan status siaga bencana alam batingsor kepada Bupati Sintang untuk menyikapi potensi cuaca dalam beberapa pekan kedepan.

Menurut Abdul, berdasarkan prakiraan BMKG curah hujan dalam beberapa pekan sampai bulan April masih akan terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat.

"Kita wanti-wanti karena berdasarkan BMKG kita akan ada hujan tanggal 20 sampai 25 dan bulan april. Kita tetap diminta waspada terhadap potensi bencana batingsor. Perhantian musim kadang terjadi angin. Status sekarang kita ajukan status siaga saja. Artinya waspada batingsor. Dan soal Bantuan sudah kita salurkan semua baik dari pemda sintang maupun provinsi," jelas Abdul. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved