Hadiri Musrenbang 2025, Bupati Kubu Raya Tekankan Utamakan Pelayanan Kesehatan Gratis

Muda Mahendrawan turut mengapresiasi Puskesmas yang ada di Kecamatan Batu Ampar.

|
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Hadi Sudirmansyah
Hadiri Musrenbang RKPD Kab Kubu Raya tahun 2025 tingkat kecamatan di Kecamatan Batu Ampar pada Selasa 6 Februari 2024 di Padang Tikar, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan serahkan santunan BPJS ketenagakerjaan sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris dari seorang pekerja rentan Kubu Raya yakni almarhumah Juhariah seorang guru ngaji di kecamatan Batu Ampar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kubu Raya tahun 2025 Tingkat Kecamatan di Kecamatan Batu Ampar yang digelar di Gedung Serbaguna Padang Tikar, Selasa 6 Februari 2024.

Muda Mahendrawan turut mengapresiasi Puskesmas yang ada di Kecamatan Batu Ampar, karena dirinya memang ingin pelayanan kesehatan yang ada di seluruh Kabupaten Kubu Raya menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Selain itu, Muda Mahendrawan juga menyerahkan santunan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris dari seorang pekerja rentan Kubu Raya yakni almarhumah Juhariah seorang guru ngaji di Kecamatan Batu Ampar.

Bupati Muda menyebutkan, pelayanan Kesehatan ini merupakan ujung tombak dalam menekan angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Kubu Raya

"Dengan semua yang sudah kita lakukan dengan memberikan kebijakan untuk keadilan rakyat dapat mampu memberikan kebaikan kepada masyarakat. Oleh karena itu jangan sampai dari masyarakat timbul perasaan yang merasa tidak dianggap kita harus memberikan kebaikan secara merata terutama pada pelayanan kesehatan," ujar Muda.

Musrenbang 2025 Kubu Raya: Camat Batu Ampar Ajukan Jalan Poros, DPRD Kritisi SiLPA Kalbar

Awal Tahun 2024, 17 Kecelakaan Terjadi Kubu Raya, 10 Orang Meninggal

Kemudian, Bupati Kubu Raya dua periode ini mengungkapkan, dirinya sebagai Bupati Kubu Raya sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang sudah berperan dalam peningkatan kesehatan.

"Saya berterimakasi kepada ketua DPRD karena dapat memberikan dukungan kepada Pemkab untuk lebih mengutamakan kepentingan rakyat terutama dibidang Kesehatan merata," ungkapnya.

Lebih lanjut, Muda kemudian menyebutkan, pelayanan kesehatan terhadap orang sakit yang jangan sampai menjadi ladang pendapatan.

"Pelayanan-pelayan adalah sesuatu yang paling utama, oleh karena itu orang sakit jangan sampai menjadi sumber pendapatan daerah. harusnya orang yang produktif dan sehat lah yang harus membantu mensubsidikan orang orang sakit melalui pajak mereka," jelas Muda.

Lebih lanjut, Bupati Muda menjelaskan, di Provinsi Kalimantan Barat tidak ada Rumah sakit yang gratis bagi masyarakat selain Kabupaten Kubu Raya.

"Alhamdulillah, tidak ada satupun rumah sakit yang ada di provinsi kalimantan barat yang mengratiskan segala bentuk pelayanan kesehatan secara gratis seperti Kabupaten Kubu Raya. oleh krena itu kami menerapkan sikap rendah hati demi kepentingan masyarakat," ujarnya.

Kesehatan menjadi kunci utama dalam menekan angka kemiskinan yang ada di Pemkab Kubu Raya, hal ini di buktikan langsung sampai saat ini angka kemiskinan sangat rendah dimiliki Kabupaten Kubu Raya yang ada di Provinsi Kalimantan Barat.

"Tentu ini semua mempengaruhi pergerakan ekonomi di setiap kecamatan yang ada di kubu raya, itu di buktikan dari pentumbuhan ekomoni yang ada di kabupaten Kubu raya, dengan angka kemiskinan yang sangat kecil dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sudah menjadi lebih baik," pungkasnya.

(*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved