PAD 2023 di Kapuas Hulu Tak Sampai Target, Paling Rendah Pajak BPHTB
"Tentunya diperlukan analisis atau kajian lagi, agar dapat diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi capaian pajak daerah tersebut masih rendah," ucap
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Berdasarkan data dari KPPN Putussibau bahwa realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kapuas Hulu sepanjang 2023 mencapai Rp73,39 miliar atau 86,73 persen, dari target Rp84,63 miliar.
Kepala KPPN Putussibau, Sri Winarno menyampaikan bahwa, dari Rp73,39 miliar didominasi oleh lain-lain PAD sebesar Rp31,75 miliar atau 105,41 persen dari target Rp30,12 miliar.
"Kalau untuk pajak daerah sebesar Rp18,19 miliar atau 58,77 persen, dan penerimaan Hasil dari Kekayaan Daerah yang dipisahkan sebesar Rp17,46 miliar atau 100,52 persen dari target," ujarnya, Kamis 1 Februari 2024.
Sedangkan realisasi pajak daerah yang paling rendah adalah BPHTB yang hanya mencapai 9,25 persen, dimana pajak sarang burung walet tercapai 67,01 persen, dan pajak mineral bukan logam dan batuan tercapai 77,26 persen.
"Tentunya diperlukan analisis atau kajian lagi, agar dapat diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi capaian pajak daerah tersebut masih rendah," ucapnya.
• Distribusi Logistik Pemilu ke TPS di Kapuas Hulu Dimulai 8-13 Februari 2024
Dari sisi lain juga, jelas Sri Winarno, realisasi pajak restoran mencapai 161,82 persen, pajak hiburan 135,16 persen dan pajak hotel 122,83 persen.
"Tingginya capaian ketiga pajak tersebut setidaknya menunjukkan geliat perekonomian di Kabupaten Kapuas Hulu semakin meningkat pada tahun 2023," ujarnya.
Kemudian berdasarkan besaran target pendapatan APBD 2023 sebesar Rp1.740,3 miliar, terlihat rasio PAD 2023 sebesar 4,86 persen lebih tinggi dibandingkan periode 2022 sebesar 4,28 persen.
"Besaran Rasio tersebut masih menunjukkan tingkat kemandirian fiskal tergolong rendah. Peningkatan perekonomian atau pertumbuhan ekonomi yang diharapkan semakin baik di Kapuas Hulu, agar supaya dapat berkontribusi mendongkrak PAD melalui pajak dan retribusi daerah," ungkapnya. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Terungkap Detik-detik Helikopter PK-CFX Jatuh di Bukit Puntak Sekadau |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 20 April 2026 di 14 Daerah! Pontianak dan Singkawang Hujan Petir |
|
|---|
| Kronologi Penangkapan Dua Pelaku Narkoba di Sambas, Polisi Sita 1,62 Gram Sabu |
|
|---|
| 7 Fakta Kabupaten Mempawah yang Jarang Diketahui, Ada Maldives-nya Kalbar Lho! |
|
|---|
| Jenazah Korban Kecelakaan Helikopter Tiba di Rumah Duka di Menukung, Disambut Haru Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Kepala-KPPN-Putussibau-Sri-Winarno-435efsw.jpg)