Bupati Sintang Jarot Winarno Lantik Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Periode 2023-2025
Jarot percaya, Agustinus Hata mampu memimpin Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang dan menyatukan suku-suku yang ada di Kabupaten Sintang.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno melantik pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang periode 2023-2025 di Pendopo Bupati Sintang pada Rabu, 6 Desember 2023. Selain pelantikan pengurus, digelar pula deklarasi pemilu damai.
Adapun Susunan Kepengurusan Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang periode 2023-2025 adalah Agustinus Hata sebagai Ketua, Syarni Sahal sebagai Sekretaris, Benedikta Dinar sebagai Bendahara serta anggota pengurus lainnya yang berasal dari 18 suku yang ada di Kabupaten Sintang.
“Mulai dari Aceh sampai Papua, ada di Kabupaten Sintang ini. Inilah Sintang yang patut kita jaga. Ada kejadian yang melibatkan antar suku seperti kecelakaan di jalan raya, konflik di perkebunan, dan kejadian lain, mampu kita selesaikan dengan baik dan damai. Semua persoalan bisa kita selesaikan dengan dialog sambil ngopi bersama," kata Jarot.
Jarot percaya, Agustinus Hata mampu memimpin Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang dan menyatukan suku-suku yang ada di Kabupaten Sintang.
• Setelah Menunggu 31 Tahun, Akhirnya Cita-cita Bupati Jarot Tercapai, Kini Sintang Miliki RSUD Tipe B
"Saya akan memimpin Kabupaten Sintang hingga 31 Desember 2024 nanti. Sebelum pensiun, saya ingin agar Kabupaten Sintang tetap aman, damai, rukun dan harmonis," kata Jarot.
Agustinus Hata Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang periode 2023-2025 menyampaikan harapanya agar dalam menjaga suku-suku yang ada di Kabupaten Sintang supaya tetap damai dan harmonis bisa dilaksanakan dengan menjalin kerjasama dengan banyak pihak.
Sesuai tugas forum ini, Agustinus menyatakan siap memberikan masukan kepada Bupati Sintang dalam mengambil kebijakan dalam bidang pembauran kebangsaan, menjaga suku-suku yang ada supaya damai.
“Kita ini menjadi mata dan telinga Pak Bupati Sintang. Sebagai organisasi plat merah, kita akan tangani secara persuasif setiap potensi konflik, dengan tetap menjalin kerjasama dengan aparat negara lainnya. Mohon dukungan dari banyak pihak, supaya forum ini bisa menjalankan tugasnya. Apalagi kita menghadapi pemilu 2024,” ujar Agustinus.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, Kusnidar menyampaikan pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang berjalan cukup lama karena banyak pengurus lama yang tidak aktif dengan berbagai penyebab.
“Kami harus menyusun ulang supaya yang masuk pengurus merupakan tokoh yang masih aktif di komunitas suku yang diwakilinya. Karena forum ini merupakan perpanjangan tangan Pemkab Sintang sebagai pemersatu keberagaman suku di Kabupaten Sintang," kata Kusnidar.
Kusnidar berharap, pengurus FPK dapat memperkuat komunikasi antar suku tetapi juga internal suku dan kelompoknya.
“Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang merupakan organisasi plat merah dan besar harapan kami agar forum ini berperan menjaga Kabupaten Sintang ini agar tetap harmonis dan damai," harap Kusnidar. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bupati-Sintang-Jarot-Winarno-melantik-pe243we.jpg)