Profil General Manager BCA, Henny Kusrini: Perjalanan Panjang Tidak Instan
Setelah berkecimpung sebagai marketing selama kurang lebih 4 tahun, kemudian di usia 29 tahun di tahun 2009 ia pertama kali diberikan kepercayaan seba
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk dapat mengembangkan potensi diri. Ini lah alasan kenapa Henny Kusrini yang merupakan General Manager BCA Pontianak memilih berkarier. Melalui pekerjaan, Henny yang cantik dan energik ini mengaku terlatih untuk me-manage berbagai hal.
Mantab memutuskan berkarir, Henny Kusrini memulai karier di dunia perbankan yaitu BCA Pontianak tahun 2004 dengan menempuh Management Development Program. Henny mengaku penempatan awal dirinya adalah sebagai marketing yang dulunya dikenal sebagai account officer.
Baginya karier dapat menjadi sarana bagi wanita untuk terus belajar, tumbuh, dan berkembang serta memberikan manfaat yang sangat baik bagi orang-orang terdekat, sekitar hingga masyarakat.
"Itu lah alasan kenapa saya memilih berkarir. Saya yakin setiap wanita memiliki tujuan dan motivasi yang unik dalam mencapai kesuksesan dan keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id pada Sabtu 4 November 2023.
Setelah berkecimpung sebagai marketing selama kurang lebih 4 tahun, kemudian di usia 29 tahun di tahun 2009 ia pertama kali diberikan kepercayaan sebagai Kepala Cabang dari salah satu Kantor Cabang Pembantu BCA di Ketapang.
• Yuliansyah Ingatkan Tanggungjawab, 4 Pejabat Poltesa Dilantik oleh Sekjen Kemendikbudristek
"Menjadi Kepala Cabang di BCA merupakan sebuah journey yang tidak bisa dikatakan instant," ujarnya.
Ia juga sempat diberikan kesempatan untuk menjadi Kepala KCP BCA dari beberapa Kantor Cabang Pembantu lainnya yakni KCP Imam Bonjol dan KCP Rahadi Usman, dengan total masa bertugas di KCP sejak 2009 hingga 2014), hingga akhirnya menjadi Deputy Branch Manager (Wakil Kepala Cabang dalam bidang Operasional dan Kredit) di tahun 2014 - 2018.
"Dulu dunia marketing adalah dunia baru bagi saya waktu itu sebagai fresh graduate. Namun menarik dan layak untuk dicemplungin untuk mengasah diri dengan hal-hal baru yang menantang dan terukur," ujarnya.
Perjalanan di BCA pun terus mengalir hingga Henny menjadi Branch Manager atau Kepala Kantor Cabang Utama di BCA Singkawang di Tahun 2018- 2022.
"Saat ini kembali ke Kota Pontianak dengan menjadi Kepala Kantor Cabang Utama di Pontianak di tahun 2022 hingga sekarang," ujarnya.
Selain aktif di karier perbankan, Henny aktif memberikan motivasi kepada muda mudi dalam berbagai kegiatan ekatrakurikuler. Secara khusus juga mengisi beberapa kali kegiatan sharing di Kampus.
Tantangan Jadi Pemimpin
Menjadi pimpinan bank diakui Henny selalu mendapatkan tantangan berbeda dari waktu ke waktu. Ia mengatakan ada 3 hal bagi yang diperlukan, yaitu agile, kreatif & inovatif serta continous learning.
"Agile dalam lingkungan yang volatil dan tidak pasti, fleksibilitas sangat penting.., beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar dan menyesuaikan strategi bisnis. Kreatif & Inovatif, terus mencari cara baru untuk memecahkan masalah dan mengidentifikasi peluang. Bersama tim mendorong kreatifitas, think out of the box dan mencari solusi terbaik," ujarnya.
Sedangkan Continous Learning kata Henny di lingkungan yang tidak pasti, disanalah terletak banyak peluang untuk belajar.
Mahasiswa Pontianak Sampaikan Empat Tuntutan di DPRD Kalbar |
![]() |
---|
Daftar Anggota DPRD Kabupaten Melawi 2024–2029 Lengkap dengan Jabatan |
![]() |
---|
Romansa Hati: Genovantry Pontianak Hadirkan Lagu Pop Rock Sarat Perjalanan Emosi Cinta dan Kerinduan |
![]() |
---|
Dua ABK Tewas Diduga Akibat Kecelakaan Kerja di Lambung Kapal Ponton di Tayan Hilir Sanggau |
![]() |
---|
Aksi Mahasiswa Ricuh di DPRD Kalbar, Korlap Solmadapar Minta Reformasi Polri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.