267 Pejabat Eselon dan Fungsional Ikut Pemetaan Komptensi

Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan tata kelola dan manajemen sdm aparatur yang profesional dengan menerapkan kebijakan...

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
PROKOPIM
Sebanyak 267 Pejabat di Lingkungan Pemkab terdiri dari Pejabat Administrator, pengawas dan  jabatan fungsional jenjang muda dan madya mengikuti pemetaan potensi dan kompetensi di aula Balai Paraja, Selasa (31/10) pagi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Sebanyak 267 Pejabat di Lingkungan Pemkab terdiri dari Pejabat Administrator, pengawas dan jabatan fungsional jenjang muda dan madya mengikuti pemetaan potensi dan kompetensi di aula Balai Paraja, Selasa (31/10) pagi.

Kegiatan dilaksanakan dari 31 hingga 2 November 2023.

“Kegiatan pemetaan potensi dan kompetensi PNS merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa kita memiliki pegawai yang berkualitas dan siap untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada,” jelas Erwin Sudrajat Penjabat Sekretaris Daerah Ketika meninjau pelaksanaan asesmen, Selasa (31/10) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan tata kelola dan manajemen sdm aparatur yang profesional dengan menerapkan kebijakan yang berbasis sistem merit serta juga untuk mendapatkan data kompetensi jabatan sesuai dengan standar kompetensi jabatan atau dikenal dengan istilah pemetaan talenta atau manajemen talenta.

“Melalui kegiatan ini, kita akan mengevaluasi potensi dan kompetensi pns secara objektif, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan para pns, serta memberikan dukungan yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan mereka. saya yakin, dengan upaya bersama, kita dapat menciptakan aparatur yang lebih baik dan lebih kompeten,” jelasnya lagi.

Pj Bupati Kayong Utara Romi Wijaya Dukung Netralitas ASN Sebagai Upaya Pemilihan Umum Jujur dan Adil

Ada beberapa metode yang dapat digunakan dalam kegiatan pemetaan potensi dan kompetensi yaitu, assessment center, wawancara, penilaian kinerja, tes pengetahuan dan keterampilan, penilaian 360-derajat, portofolio kerja, pengamatan lapangan dan uji simulasi.

Pemilihan metode tersebut dapat bervariasi tergantung pada tujuan, skala, dan sumber daya yang tersedia.

Untuk pelaksanaan pemetaan potensi dan kompetensi kali ini Pemerintah Kabupaten Kayong Utara yang bekerjasama dengan pusat penilaian kompetensi asn bkn jakarta menggunakan metode tes pengetahuan dan keterampilan melalui computer assisted  competency test  (cact).

Dengan melakukan pemetaan potensi dan kompetensi ini, pemerintah kebupaten Kayong Utara berupaya untuk dapat meningkatkan transparansi dalam pengelolaan sumber daya manusia dan pengambilan keputusan.

“Hal ini juga dapat membantu dalam memastikan bahwa promosi dan pengangkatan pns didasarkan pada meritokrasi dan bukan nepotisme atau kebijakan yang tidak objektif,” jelas Sekda.

Sekda berharap, hasil dari pemetaan potensi dan kompetensi ini yang keseluruhannya akan dirangkum menjadi database kompetensi pegawai sehingga membantu dalam pertimbangan untuk melakukan promosi, rotasi dan mutasi pegawai serta sebagai dasar dalam pengembangan kompetensi sumber daya apratur kita kedepan.

Guna menunjang kegiatan ini, Badan Kepagawaian Negara mengirim empat personil mereka untuk mengawasi langsung jalannya test. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved