Kunker ke SMAN 1 Tumbang Titi, Harisson Terima Keluhan Guru Terkendala Ikut Seleksi PPPK

Kunjungan kerja (kunker) rangkaian Napak Tilas ke Kecamatan Tumbang Titi, Harisson sekaligus meninjau SMA N 1 Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Foto bersama Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Harisson dengan guru dan siswa di SMA Negeri 1 Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Rabu 25 Oktober 2023 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ratusan siswa-siswi dan para guru menyambut kehadiran Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Harisson, di SMA Negeri 1 Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Rabu 25 Oktober 2023.

Kunjungan kerja (kunker) rangkaian Napak Tilas ke Kecamatan Tumbang Titi, Harisson sekaligus meninjau SMA N 1 Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang.

Harisson mengecek langsung fasilitas sarana dan prasana di sekolah tersebut, serta menerima beberapa keluhan guru terutama terkait guru yang tidak bisa mengikuti Seleksi PPPK, karena namanya belum terdata di Dapodik.

Namun kata Harisson untuk fasilitas di SMA N 1 Tumbang Titi, saat ini sudah cukup memadai.

“Hanya saja memang kita ini, dimana-mana berkaitan dengan masalah tenaga guru,“ ucapnya.

Baca juga: Harisson Tabur Bunga Hingga Doa Bersama Saat Ziarah Akbar ke Makam Pahlawan Panglima Tentemak

Ia menyampaikan total tenaga guru di SMA N 1 Tumbang Titi ada 35 orang, dan baru 14 orang yang sudah dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan tambahan guru kontrak 12 orang.

“Sementara ini kita masih melakukan seleksi untuk PPPK sebab disini ada tenaga kontrak yakni sebanyak 12 orang,” ucapnya.

Harisson menyampaikan ia telah menerima keluhan beberapa guru yang sudah lama mengabdi disekolah tersebut, namun datanya tidak masuk dalam data dapodik.

“Inikan kita masih melakukan seleksi PPPK, kemudian tadi ada keluhan guru- guru yang sudah lama mengajar,tapi selama ini tidak masuk dalam Dapodik. Sehingga kalau tidak masuk dalam Dapodik, dia tidak bisa ikut Seleksi PPPK. Hal inilah yang sedang kita upayakan bagaimana bisa masuk Dapodik,” ujarnya.

Pada kunjungan tersebut, Harisson juga tampak masuk ke beberapa kelas untuk mengecek prasarana kelas serta melihat kondisi perpustakaan. Sesekali Harisson berbincang dengan para guru, bahkan siswa yang ada di sekolah tersebut.

Terkait Meubeler, Harisson mengatakan SMAN 1 Tumbang Titi sudah mendapatkan pengadaan meubeler pada tahun lalu.

“Jadi pada tahun lalu sudah ada tiga kelas dari 15 kelas yang sudah dipenuhi meja kursi belajar yang bagus.Nanti di tahun 2024 ada pengadaan meja sekolah sekolah lagi,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kepala SMA N 1 Tumbang Titi yakni Thomas mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pj Gubernur Kalbar Harisson.

Beberapa hal juga telah disampikan oleh Thomas terkait kondisi yang ada di sekolah. Dimana terdapat beberapa guru yang tidak mendaftar PPPK karena tidak masuk Dapodik.

“Total siswa kita ada 505 siswa, dengan jumlah guru sebanyak 35 orang. Tadi disampaikan ada yang tidak bisa ikut PPPK karena tidak masuk dapodik. Guru tersebut ada yang sudah mengajar 5 sampai 7 tahun,” pungkasnya. (*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved