Bupati Satono Ungkap IPM Sambas Terus Naik Peringkat se-Kalbar
Satono mengatakan, isu strategis daerah yang penting dalam sektor pendidikan adalah fakta tentang IPM.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Satono mengungkapkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas terus meningkat.
Satono mengatakan, isu strategis daerah yang penting dalam sektor pendidikan adalah fakta tentang IPM.
Kabupaten Sambas di tahun 2022 berhasil menaikkan IPM ke ranking 5 tertinggi di Kalimantan Barat dengan nilai 67,95.
Namun bila ditelisik lebih dalam, lanjut dia, komponen pembentuknya yaitu harapan lama sekolah (HSL), rata-rata lama sekolah (RLS), angka harapan hidup (AHH) dan tingkat pengeluaran (ekonomi).
"Sektor pendidikan terutama pada komponen rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Sambas masih di angka 6,74 tahun, berarti masih di kelas 1 SMP, atau berada pada ranking 13 dari 14 Kabupaten dan Kota di Kalimantan Barat," ujar Satono saat memberikan studium general di Kampus IAIS Sambas, Senin 2 Oktober 2023.
• Bupati Satono Beri Kuliah Umum Kepada Mahasiswa Baru IAIS Sambas
Dia melanjutkan, perhitungan rata-rata lama sekolah adalah dengan membandingkan lama sekolah penduduk usia 25 plus dan jumlah penduduk usia 25 plus.
"Maka mahasiswa rentang usia 19 sampai 24 tahun adalah usia yang paling dekat dengan perhitungan usia rata-rata lama sekolah," ungkap Satono.
Lebih jauh dia meminta seluruh mahasiswa yang hadir saat stadium general untuk benar-benar menjadi agen perubahan di masyarakat. Bahkan, mahasiswa harus belajar berdiplomasi yang baik.
"Menyambut bonus demografi yang akan datang, mahasiswa harus benar-benar berperan menjadi agen perubahan, harus siap memetakan peradaban dan harus pandai berdiplomasi," ungkap Satono.
• Dewan Dukung Bawaslu Sambas Wujudkan Kelancaran Pemilu 2024
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/memberikan-studium-general-kepada-mahasiswa-baru-di.jpg)