Pasutri Bersimbah Darah

Anak Korban Sebut Rumah Orang Tuanya Sudah Beberapa Kali Disatroni Maling

Namun demikian, hasil pantauan tribunpontianak.co.id saat melihat dari luar, bagian dalam rumah tersebut terlihat sudah diberi tralis besi pada bagian

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERLIANUS TEDI YAHYA
Kondisi rumah pasutri di Kubu Raya, yang ditemukan tak bernyawa, Senin 25 September 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pasangan suami-istri (Pasutri) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya beralamat di Jalan Adisucipto, Gang Sakura, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Minggu 24 September 2023 malam.

Saat berada di lokasi kejadian, rumah korban diketahui berada di ujung gang dan menghadap ke arah Sungai Kapuas.

Terdiri dari dua lantai, rumah korban juga terdapat bagian yang terpisah antara bangunan yang berbahan dasar papan juga semen.

Pada bagian depan pintu masuk mengunakan rolling dor sedangkan bangunan rumah pada lantai dasar hingga ke belakang terbuat dari bahan semen yang terbilang cukup rapat.

Kemudian pada bagian belakang rumah tepat di area lantai duanya bangunan rumah korban terbuat dari bahan dasar kayu/papan.

Polres Kubu Raya Selidiki Pasutri Tewas Bersimbah Darah di Gang Sakura Kubu Raya, Korban Pembunuhan

Namun demikian, hasil pantauan tribunpontianak.co.id saat melihat dari luar, bagian dalam rumah tersebut terlihat sudah diberi tralis besi pada bagian tembok dalam, karena terlihat dari beberapa celah rumah yang menunjukan adanya bentuk tralis di sepanjang dinding rumah.

Tak hanya pada bagian dinding saja, pada jendela rumah korban juga tampak sudah menggunakan tralis besi.

Menurut pengakuan anak korban, Apo kejadian pencurian ini bukan kali pertamanya terjadi sehingga sempat berinisiatif memanggil tukang besi.

"Sering kejadiannya ni mungkin 5 atau 6 kali. Sempat suruh tukang besi untuk las, karena pondasi kayu dan atap juga kayu," jelas Apo.

Kemudian, hasil pantauan tribunpontianak.co.id di lokasi area sekitar tampak padat penduduk, namun jika dilihat secara berkala maka diduga pada malam hari akan terlihat cukup sepi karena keberadaan rumahnya tepat di ujung Gang.

Saat ini pada bagian depan rumah korban sudah terpasang garis polisi dan pihak kepolisian juga telah melakukan penyelidikan serta sudah mengantongi identitas terduga pelaku.

Apo juga berharap pelaku dapat segera diungkap dan dihukum dengan seberat-beratnya.

"Harapannya semoga pelaku bisa ditemukan dan dihukum dengan seberat-beratnya," pungkasnya. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved