Keren, Mahasiswa UM Pontianak Ini Sulap Kratom Jadi Sabun
Dijelaskannya lagi, sabun tersebut dilakukan serangkaian uji karakterisasi dan sabun padat meliputi uji organoleptis.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak, Program Studi Pendidikan Biologi, Erika Oktaviona berhasil menciptakan sabun padat dari ekstrak daun Kratom.
Menurut erika, di Indonesia daun Kratom belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini menjadikan peluang untuk memanfaatkan ekstrak daun Kratom sebagai antibakteri dalam pembuatan sabun padat.
"Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan variasi konsentrasi ekstrak daun Kratom yaitu 0 gram (Formula 0), 2 gram (Formula 1), 4 gram (Formula 2) dan 6 gram (Formula 3)," ungkap Erika kepada TribunPontianak.co.id, Selasa 19 September 2023.
Dijelaskannya lagi, sabun tersebut dilakukan serangkaian uji karakterisasi dan sabun padat meliputi uji organoleptis, uji PH, uji stabilitas busa dan uji iritasi sediaan sabun.
Kemudian, data dianalisis berdasarkan persyaratan sediaan sabun padat sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).
"Sabun ini tidak hanya menggunakan ekstrak daun Kratom saja, namun juga terdapat Virgin Coconut Oil (Minyak kelapa murni) yang merupakan minyak dengan kandungan asam laurat yang tinggi yang berfungsi untuk menghaluskan dan melembabkan kulit," tuturnya.
• Manfaat Lain Kratom, Mahasiswa di Pontianak Berhasil Buat Sabun Dari Ekstrak Kratom
• Mendag Zulhas Beri Harapan Baru ke Petani Kratom di Kalbar
Lebih lanjut, Erika menyampaikan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Kratom dapat diformulasikan sebagai bahan pembuatan sabun padat.
"Inovasi sabun dari ekstrak daun Kratom ini diharapkan dapat dikembangkan khusus nya di daerah Kalimantan Barat yang merupakan komoditas ekspor dari daun Kratom juga bermanfaat juga diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat lokal sebagai pembersih dalam kegiatan sehari-hari," harapnya.
Tak hanya itu, ia juga telah mengajukan proposal PKM Riset Eksata (PKM-RE) yang diusulkan pada tahun ini berjudul “Formulasi Sediaan Sabun Padat Ekstrak Daun Kratom [Mitragyna speciosa (Korth.) Havil.], dan dinyatakan lolos didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebesar Rp7.250.000.
Adapun, dijelaskan Erika pada sejak awal pembuatan hingga pengajuan proposal ditemani dosen pembimbing Mahwar Qurbaniah dan anggota tim Meli Maria,Tiara,Winda Rahman dan Rizky Bakdhu.
"Ini merupakan proposal ke-2 yang berhasil didanai mengangkat tema daun Kratom," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Selasa 19 September 2023.
"Berdasarkan penelitian sebelumnya Ekstrak kental daun Kratom memiliki efek sebagai antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan bakteri Propionibacterium acnes," jelasnya.
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kota Pontianak Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Mahasiswa-Universitas-Muhammadiyah-234ewr.jpg)