Karhutla di Kalbar

Pemda Ketapang Gerak Cepat Evakuasi Warga yang Terkena Dampak Kabut Asap Tebal

"Tadi kita lihat sempat mendung, mudah-mudahan kalau cuaca bagus mereka bisa kita kembalikan ke rumah," ujarnya.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Bupati Ketapang Martin Rantan saat diwawancarai awak media. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Ketapang Martin Rantan mengatakan kalau pemerintah daerah melalui BPBD, Dinas Kesehatan dan pihak lainnya sudah bergerak mengungsikan masyarakat yang terkena dampak kabut asap tebal akibat Karhutla.

"Asap pekat bisa mengganggu saluran pernafasan, makanya mereka kita ungsikan," kata Martin saat diwawancarai, Rabu 6 September 2023.

Menurut Martin, jika kondisi udara di lokasi membaik, maka masyarakat akan dikembalikan ke kediamannya masing-masing.

Karhutla Semakin Mencekam, Ratusan Warga Desa Pelang Ketapang Terpaksa Mengungsi Akibat Kabut Asap

"Tadi kita lihat sempat mendung, mudah-mudahan kalau cuaca bagus mereka bisa kita kembalikan ke rumah," ujarnya.

Sedangkan terkait bantuan, Pemda melalui dinas terkait sudah menyiapkan dan segera disalurkan untuk warga yang mengungsi.

"Untuk bantuan sudah kita siapkan melalui BPBD," pungkasnya. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved