2000 Peserta Meriahkan Karnaval Semarak Merah Putih Khatulistiwa Kalimantan Barat
"Kemudian kolaborasi juga dengan 24 kelompok etnis, kemudian ada sanggar seni, masyarakat yang ingin terlibat di dalam kegiatan ini, kemudian beberapa
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat (Kalbar), Rita Hastarita mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang sudah menyukseskan Karnaval Semarak Merah Putih Khatulistiwa, Sabtu 19 Agustus 2023.
"Saya berterima kasih kepada seluruh peserta stakeholder yang terlibat dalam kegiatan ini, yang memeriahkan perayaan HUT ke-78 Republik Indonesia dengan semangat kolaborasi kita bahwa Kalimantan Barat menuju Kalimantan Barat yang maju dan sejahtera," ujar Rita ditemui usai acara.
Pemerintah Provinsi Kalbar kata Rita tidak sendiri lantaran terselenggaranya Karnaval Semarak Merah Putih Khatulistiwa ini adalah kolaborasi antara pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan TNI Polri.
"Kemudian kolaborasi juga dengan 24 kelompok etnis, kemudian ada sanggar seni, masyarakat yang ingin terlibat di dalam kegiatan ini, kemudian beberapa komunitas yang ingin bergabung juga kita libatkan dalam kegiatan ini," ujarnya.
Ia mengatakan memang ada perbedaan Karnaval Semarak Merah Putih Khatulistiwa dengan karnaval tahun sebelumnya Gemilang Khatulistiwa yang dilaksanakan di Tahun 2022.
"Agak berbeda tahun ini kita selaraskan dengan HUT ke-78. Rencananya, tahun depan kita buat konsep yang lebih meriah tetapi dengan tetap kolaborasi. Kenapa, karena lebih semarak kalau kita melibatkan seluruh stakeholder yang ada di Kalbar," ujarnya.
• Wabup Ontot Hadiri Festival Budaya Keraton Paku Negara Tayan dan Ritual Adat Mandi Bedel
Karnaval sebagai Puncak Perayaan HUT ke-78 RI, dimulai pada pukul 07.00 WIB pagi, dengan start rute karnaval dari Halaman Kantor Gubernur Kalbar menuju Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak.
"Total peserta kita sebanyak 2000 dan kita cukup puas dengan peserta sebanyak 2000. Apalagi persiapan hanya dua minggu dengan melibatkan 24 kelompok etnis serta TNI Polri, kolaborasi ini cukup puas tetapi tentu ada evaluasi-evaluasi agar kedepannya kita tingkatkan," ujarnya.
Pemprov Kalbar mengangkat tema gabungan antara kebudayaan dengan pertunjukan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista). Giat ini merupakan puncak dari Perayaan HUT ke-78 RI di Provinsi Kalbar dengan mengangkat tema gabungan antara kebudayaan dengan gelar Alutsista.
"Kita tentunya melakukan evaluasi dari kegiatan tahun lalu, kemudian tahun ini kita akan evaluasi. Kedepan tentunya akan lebih semarak lagi dengan melibatkan lebih banyak lagi komunitas, masyarakat dan tentunya promosi juga yang akan kita tingkatkan sehingga ini akan menjadi agenda tahunan," ujarnya.
Pada acara ini hadir langsung Gubernur Kalbar Sutarmidji bersamaan dengan peserta dari TNI AD, TNI AU, TNI AL. Kemudian dari Polri diikuti dari Samapta dan Brimob yang menampilkan Alutsista tersebut, serta tamu undangan lainnya.
Adapun peserta yang mengikuti Karnaval dengan berjalan kaki diantaranya drumband IPDN dan 24 kelompok Etnis, drumband SMAN 1 Pontianak, SMKN 1 Mempawah Hilir, serta 37 sekolah baik SMA/SMK, serta dari sanggar seni, Kelompok Tanjidor, ASN, BUMD dan komunitas sepeda ontel. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Sekda-Kalbar-Harisson-Kadisporapar-Kalbar-Windy-3r4ewdf.jpg)