Karhutla di Kalbar
Sumber Air dan Angin Kendala Pemadaman Karhutla Singkawang
Yuyu menjelaskan pemadaman di lakukan dengan teknik seri 2 yang mana sumber menggunakan water tank sebagai sumber yang disuplay oleh mobil tangki.
Penulis: Zulfikri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Yuyu Wahyudin mengatakan Sumber air yang terbatas dan Kondisi angin yang berubah-ubah menjadi kendala pemadaman Karhutla di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
"Kendala air yang terbatas ditambah angin yang sewaktu waktu berubah menjadi tantangan dilapangan," ucapnya saat diwawancarai Tribun Pontianak melalui telepon, Selasa 15 Agustus 2023.
Hal tersebut disampaikan dengan terjadinya Karhutla di Setapuk Kecil Kecamatan Singkawang Utara.
Pemadaman gabungan ini melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni Daops Singkawang, BPBD Kota Singkawang, Lurah Setapuk dan Masyarakat setempat.
Lahan gambut seluas tiga hektare yang belum diketahui pemiliknya tersebut terbakar sejak tanggal 14 Agustus 2023.
Baca juga: Lahan Sekuas Tiga Hektare di Kota Singkawang Terbakar
Yuyu menjelaskan pemadaman di lakukan dengan teknik seri 2 yang mana sumber menggunakan water tank sebagai sumber yang disuplay oleh mobil tangki.
Jarak dari water tang atau sumber ke lokasi pemadaman sampai 250 meter.
"Tim gabungan juga masih berupaya melakukan penyekatan dan pendinginan sehingga tidak menjalar lebih luas lagi," ungkapnya.
Ia menghimbau dan mengajak masyarakt untuk menimalisir segala tindakan yang akan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Terutama pada saat ini yang sedang memasuki puncak puncak musim kemarau ditambah pengaruh el nino," imbaunya. (*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/karhutla-150823-singkut.jpg)