Sekda Sanggau Pimpin Rakor Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan
Oleh karenanya, Kukuh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat bersama-sama mengatasi kebakaran hutan dan lahan.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Sekda Kabupaten Sanggau Kukuh Triyatmaka memimpin rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sanggau.
Rakor berlangsung di Ruang Rapat VVIP Lantai II Kantor Bupati Sanggau, Kalbar, Selasa 1 Agustus 2023.
Rapat koordinasi yang dihadiri Forkopimda Kabupaten Sanggau dan Para Kepala OPD itu juga diikuti seluruh Forkompimcam se-kabupaten Sanggau melalui video conference.
Dalam kesempatan itu, Sekda Sanggau Kukuh Triyatmaka mengatakan bahwa rakor ini dilaksanakan untuk mencegah kebakaran hutan dan mengantisipasi badai el nino yang diperkirakan sudah terjadi sejak Juli sampai Agustus tahun 2023.
"Rakor ini kita mencoba menggunakan sumber daya yang ada, baik dari TNI dan Polri juga BPBD dan sumber daya lainya untuk dapat bersama-sama mencegah dan mengatasi kebakaran hutan yang dapat saja timbul disebabkan suhu panas el nino,"kata Kukuh Triyatmaka.
Baca juga: Kapolres Sanggau Pimpin Giat Patroli Antisipasi dan Penanggulangan Karhutla di Wilkum Polres Sanggau
Oleh karenanya, Kukuh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat bersama-sama mengatasi kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan mengatakan bahwa puncak el nino diprediksi akan terjadi pada Agustus dan September 2023 ini. "Untuk mengatasi fenomena tersebut, Satgas Karhutla sudah dibentuk bersamaan dengan Rakor pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan,"katanya.
Budi mengatakan, dalam kegiatan ini membahas terkait langkah strategis apa yang harus dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.
"Dan kita juga sudah membentuk Satgas Karhutla, dan kebetulan yang di tunjuk sebagai Komandan Satgas nya adalah Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Putra Andika Trihatmoko," jelasnya.
Selain itu, dalam kesempatan itu juga telah memaparkan hotspot titik api yang terpantau sejak bulan Januari 2023 sampai hari ini. Dan terdeteksi sebayak 3 ribu lebih titik panas yang terpantau.
"Dan Bupati Sanggau saat ini telah meningkatkan status siaga Karhutla menjadi tanggap darurat Karhutla,"tegasnya.
Oleh karenanya, Budi mengimbau kepada seluruh masyarakat Sanggau agar selalu menjaga kesehatan dengan menggunakan masker agar terhindar dari polusi yang disebabkan asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan.
Budi menambahkan, Satgas Karhutla yang baru dibentuk terdiri dari TNI, Polri, BPBD, OPD terkait, Damkar, Manggala Agni, Ormas dan awak media mitra BPBD. (*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/BPBD-010823-sanggau.jpg)