Sudah Terdapat 1.895 Hotspot di Kalbar, Kabupaten Sanggau Terbanyak
Titik panas tersebar di seluruh Kalbar dengan jumlah terbanyak terpantau berada di Kabupaten Sanggau, yakni sebanyak 483.
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel mengungkapkan berdasarkan pantauan terakhir BMKG Kalbar terdapat 1.895 titik panas atau hotspot di seluruh Kalbar.
Jumlah tersebut dihimpun dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, Sabtu 29 Juli 2023 kemarin.
Titik panas tersebar di seluruh Kalbar dengan jumlah terbanyak terpantau berada di Kabupaten Sanggau, yakni sebanyak 483.
Atas kondisi itu, Daniel mengimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan.
Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah di sekitar pemukiman pada saat angin kencang.
Baca juga: Update Karhutla Kalbar Terbaru: Ada 1.895 Hotspot, Terbanyak Masih di Sanggau
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat yang berpotensi menimbulkan api.
"Tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 30 Juli 2023.
"Jangan membuang puntung rokok yang masih ada api di sembarangan yang berpotensi menimbulkan api," sambungnya.
Lebih lanjut, jika membersihkan kebun dengan cara membakar masyarakat diminta untuk tidak meninggalkan lokasi sebelum api benar-benar padam.
"Sebaiknya ditunggu tidak usah di tinggalkan api dalam kondisi masih menyala," katanya.
"Jika akan mengolah ladang patuhi Perda nomor 1 tahun 2022 (tentang pembukaan lahan perladangan berbasis kearifan lokal)," pungkasnya. (*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ketua-Satgas-Informasi-Bencana-BPBD-Provinsi-Kalbar-Daniel-23r4edf.jpg)