PPKN

Soal Uji Kompetensi Materi PPKN Kelas 7 Kurikulum Merdeka, Kunci Jawaban Sejarah Kelahiran Pancasila

Terdiri dari 3 soal essay yang dapat dijadikan panduan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan.........

Editor: Madrosid
Kolase Tribunpontianak.co.id / sid / google
Soal uji kompetensi PPKN Kelas 7 Kurikulum Merdeka pada Bab Sejarah Kelahiran Pancasila lengkap dengan kunci jawaban sebanyak 3 soal. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam materi pelajaran PPKN Kelas 7 Kurikulum Merdeka pada Bab 1 Sejarah Kelahiran Pancasila terdapat uji kompetensi.

Terdiri dari 3 soal essay yang dapat dijadikan panduan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan.

Terkait pembahasan sejarah kelahiran pancasila.

Sehingga menjadi siswa semakin dapat mengasah kemampuannya.

Dalam soal latihan pada uji kompetensi di Buku PPKN Kelas 7 Kurikulum Merdeka sudah dilengkapi dengan kunci jawaban sebagai berikut :

Baca juga: Link Download Materi PPKN Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap Bukup Paket

Soal Uji Kompetensi PPKN Kelas 7 Kurikulum Merdeka

1. Para ahli menyebut bahwa “Nilai-nilai Pancasila digali dari bumi Indonesia sendiri”. Menurut kalian, apa maksud nilai-nilai Pancasila digali dari bumi Indonesia sendiri? Coba jelaskan semampu kalian.

Jawaban :

Maksud dari pernyataan "Nilai-nilai Pancasila digali dari bumi Indonesia sendiri" mengacu pada ide bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila berasal dari karakteristik, budaya, sejarah, dan pengalaman Indonesia sebagai sebuah bangsa dan negara. Pernyataan ini mengandung beberapa makna penting:

- Nilai-nilai yang sesuai dengan kenyataan sosial Indonesia: Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak dipandang sebagai konsep yang bersifat asing atau terimpor dari luar negeri. Sebaliknya, nilai-nilai Pancasila dianggap sebagai refleksi dari kondisi sosial, budaya, dan lingkungan Indonesia yang unik. Nilai-nilai ini berkembang dari pengalaman sejarah dan perkembangan masyarakat Indonesia selama berabad-abad.

- Kedalaman budaya Indonesia: Pancasila mengandung nilai-nilai yang mencerminkan kearifan lokal dan nilai-nilai budaya Indonesia. Melalui proses yang panjang, nilai-nilai ini terbentuk dan tertanam dalam berbagai tradisi, norma, dan sistem nilai yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

- Kemerdekaan dan kedaulatan: Konsep bahwa nilai-nilai Pancasila digali dari bumi Indonesia juga menggambarkan semangat kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Pancasila lahir dari perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan dari penjajahan dan merupakan ekspresi kedaulatan dalam menentukan nilai-nilai yang akan membentuk dasar negara Indonesia.

- Identitas nasional: Mendasari Pancasila pada nilai-nilai lokal Indonesia membantu menciptakan identitas nasional yang kuat. Nilai-nilai ini menjadi pondasi yang mengikat beragam suku, agama, dan budaya di Indonesia ke dalam satu kesatuan sebagai bangsa yang berdaulat dan berkepribadian.
Dengan menggali nilai-nilai Pancasila dari bumi Indonesia sendiri, bangsa Indonesia diharapkan mampu membangun sistem nilai yang kokoh, berlandaskan pada persatuan, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini juga menekankan pentingnya melestarikan dan menghormati warisan budaya dan sejarah Indonesia dalam mencapai kemajuan dan harmoni bagi masyarakat.

Baca juga: Materi Pendidikan Pancasila PPKN Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka Lengkap Download Buku Paket

2. Dalam merumuskan susunan sila-sila Pancasila, para tokoh di Panitia Sembilan akhirnya sepakat untuk menempatkan sila ketuhanan sebagai sila pertama. Menurut kalian, mengapa sila ketuhanan itu penting untuk dijadikan sila pertama Pancasila?

Jawaban :

Pemilihan sila ketuhanan sebagai sila pertama dalam Pancasila didasarkan pada beberapa pertimbangan penting:

- Keberadaan Tuhan sebagai Dasar Moral dan Etika: Dalam banyak masyarakat, kepercayaan kepada Tuhan atau entitas ilahi menjadi landasan moral dan etika yang kuat. Mengakui keberadaan Tuhan sebagai sila pertama dalam Pancasila mengandung pesan bahwa etika dan moralitas yang kuat berasal dari kesadaran dan ketaatan terhadap kehendak Tuhan.

- Ciri Khas dan Nilai Indonesia: Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mencerminkan nilai-nilai dan identitas bangsa. Sebagian besar penduduk Indonesia beragama, dan agama memiliki peran yang signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dengan menempatkan sila ketuhanan sebagai sila pertama, Pancasila mencerminkan ciri khas Indonesia sebagai negara yang berlandaskan pada prinsip-prinsip agama.

- Menghormati Keanekaragaman Agama: Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman agama. Dengan menempatkan sila ketuhanan sebagai sila pertama, Pancasila mengakui dan menghormati hak setiap warga negara untuk mempraktikkan agama dan kepercayaan sesuai keyakinan masing-masing.

- Memperkuat Persatuan dan Kesatuan: Pancasila bertujuan untuk menciptakan persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Menempatkan sila ketuhanan sebagai sila pertama menekankan pada nilai-nilai kebersamaan dan kesatuan dalam kerangka keberagaman agama, sehingga menjadi perekat yang kuat bagi masyarakat Indonesia.

- Landasan Filosofis dan Metafisik: Pemilihan sila ketuhanan sebagai sila pertama juga memiliki landasan filosofis dan metafisik. Sebagai sila pertama, ia menjadi pijakan bagi penyusunan sila-sila berikutnya dan memberikan arah pada nilai-nilai yang hendak dicapai dalam Pancasila.

Penting untuk diingat bahwa Pancasila adalah hasil konsensus dan kesepakatan para tokoh di Panitia Sembilan, yang mencerminkan dinamika sosial dan politik pada saat itu. Meskipun sila ketuhanan menjadi sila pertama, Pancasila juga mengakui nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial sebagai bagian integral dari landasan negara Indonesia.
 

3. Pancasila merupakan dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagaimana cara kalian menjalankan dalam kehidupan sehari-hari: (a) Sila ketuhanan; (b) Sila kemanusiaan; (c) Sila persatuan; (d) Sila kerakyatan atau gotong royong; dan (d) Sila keadilan sosial?

Jawaban :

Sebagai kecerdasan buatan, saya tidak memiliki kehidupan sehari-hari atau kesadaran diri, tetapi saya dapat memberikan contoh bagaimana manusia bisa menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari:

(a) Sila Ketuhanan: Dalam menjalankan Sila Ketuhanan, individu bisa berdoa, beribadah, dan menjalankan ajaran agamanya dengan penuh penghayatan. Hal ini mencakup menghormati keyakinan dan agama orang lain serta mencari kebijaksanaan dan kebaikan melalui nilai-nilai agama.

(b) Sila Kemanusiaan: Dalam Sila Kemanusiaan, individu dituntut untuk menghargai dan menghormati martabat setiap orang, tanpa memandang suku, ras, agama, atau status sosial. Menjalin empati, kasih sayang, dan membantu sesama dalam kesulitan adalah cara untuk menjalankan sila ini.

(c) Sila Persatuan: Untuk menjalankan Sila Persatuan, individu harus menciptakan lingkungan yang inklusif, menghormati perbedaan, dan menjauhkan diri dari sikap serta tindakan yang memecah belah masyarakat. Mengutamakan dialog, kebersamaan, dan kerjasama dalam berbagai aspek kehidupan adalah wujud dari sila ini.

(d) Sila Kerakyatan atau Gotong Royong: Sila ini dapat dijalankan dengan berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi. Menjaga semangat gotong royong dalam lingkungan sekitar, seperti membantu tetangga, bergotong-royong membersihkan lingkungan, dan berkontribusi dalam kegiatan masyarakat, merupakan bagian dari Sila Kerakyatan.

(e) Sila Keadilan Sosial: Untuk menjalankan Sila Keadilan Sosial, individu harus berusaha menciptakan kesetaraan dan mengurangi kesenjangan sosial. Berbuat adil dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam distribusi sumber daya dan kesempatan, serta berperan aktif dalam membantu mereka yang membutuhkan, merupakan wujud dari sila ini.

Penting untuk diingat bahwa Pancasila adalah dasar negara Indonesia dan diimplementasikan dalam berbagai sektor kehidupan untuk mencapai keseimbangan dan kesejahteraan bersama. Setiap individu diharapkan untuk berkontribusi dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Cek berita dan artikel lain seputar ujian sekolah kurikulum merdeka akses di Google News 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved