Karhutla di Kalbar

Perkebunan Karet dan Sawit Kembali Terbakar di Desa Mentibar Kecamatan Paloh

Yuyu mengatakan, pihaknya berupaya melakukan pemadaman darat yang dilakukan dari aparat TNI, Polri, Manggala Agni Daops Singkawang - Pondok Kerja Samb

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Manggala Agni
Petugas pemadam karhutla melakukan pemadaman di areal kebun karet dan sawit di Desa Mentibar, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Sabtu 15 Juli 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kebakaran hutan dan lahan melanda perkebunan warga dan perkebunan sawit swasta di Desa Mentibar, Kecamatan Paloh. Areal karhutla mencapai luas 3 hektar, Sabtu 15 Juli 2023.

Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Yuyu Wahyudin membenarkan terkait adanya kejadian karhutla yang melanda kawasan perkebunan warga di Dusun Sungai Simpur, Desa Mentibar, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Yuyu mengatakan, pihaknya berupaya melakukan pemadaman darat yang dilakukan dari aparat TNI, Polri, Manggala Agni Daops Singkawang - Pondok Kerja Sambas, elemen Masyarakat Peduli Api dan Tim Damkar perusahaan PT. BCP menindaklanjuti laporan Kepala Desa dan Babinsa Desa Mentibar terkait kejadian karhutla.

Lahan Perkebunan di Desa Mentibar Paloh Terbakar, Karhutla Mencapai 3 Ha

Yuyu mengungkapkan kondisi sumber air minum menjadi kendala pemadaman. Kondisi hembusan angin kencang membuat api cepat menjalar sehingga area terbakar meluas.

“Kita berkoodinasi dengan BPBD Kabupaten Sambas dan Posko Siaga BPBD Provinsi Kalbar untuk melakukan water boombing menggunakan helikopter karena sumber air dan minim, Kondisi itu diperparah dengan hembusan angin yang cukup kencang sehingga penjalaran api mengarah ke areal permukiman dan dan jalan desa,” kata Yuyu Wahyudin.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa areal kebun warga yang terbakar adalah kebun karet dan kebun sawit.

"Kami sangat berharap agar penanganan karhutla ini dapat berlangsung cepat dapat di bantu dari berbagai pihak, hingga penjalaran api tidak menjalar lebih meluas, terutama ke pemukiman warga.” karena karhutla adalah tanggungjawab bersama," pungkasnya. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved