Dorong Usaha Pelaku UMKM Perempuan, LPM Melawi dan PLN Gelar Pelatihan Keterampilan Usaha

Baru kali ini saya ikut pelatihan  yang juga dilengkapi dengan bantuan peralatan usaha, jadi saya bisa langsung berjualan

Editor: Nina Soraya
Dok/PLN Kalbar
Suasana pelatihan keterampilan usaha yang digelar LPM Melawi lewat program TJSL PLN Peduli pada Selasa, 13 Juli 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NANGA PINOH - Lembaga Perdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Melawi melalui Program TJSL PLN Peduli gelar kegiatan pelatihan keterampilan usaha di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, pada Selasa, 13 Juli 2023 lalu.

Puluhan ibu-ibu rumah tangga yang terdiri dari berbagai latar belakang usaha di Kecamatan Nanga Pinoh ini antusias mengikuti kegiatan pengolahan makanan berbahan dasar ikan dan keterampilan menjahit.

Menurut Nurbaety Astrid Panji, Ketua LPM Melawi, kegiatan yang dilaksanakan mensasar ibu-ibu rumah tangga kreatif yang selama ini melakukan berbagai kegiatan usaha untuk membantu ekonomi keluarga dan masyarakat sekitarnya.

"Program TJSL PLN Peduli selama ini telah banyak mendukung kegiatan LPM Kabupaten Melawi khususnya dalam meningkatkan peran serta kaum perempuan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat," ungkap Astrid.

Baca juga: Serius Garap Transisi Energi, PLN dan Kementerian ESDM Teken Kerjasama Tingkatkan Kapasitas SDM

Diakuinya, LPM Kabupaten Melawi telah menjalin kerjasama dengan PLN UID Kalimantan Barat untuk melaksanakan berbagai kegiatan pelatihan dan pemberian bantuan peralatan usaha kepada pelaku UMKM perempuan di Kabupaten Melawi.

"Kegiatan pelatihan keterampilan dan pemberian bantuan peralatan usaha ini akan kami lakukan sepanjang tahun 2023 dilokasi yang berbeda-beda," ujar Astrid.

Ia berharap, kerjasama ini dapat terus berlanjut hingga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Melawi, khususnya kaum perempuan tangguh yang berperan aktif membantu meningkatkan ekonomi keluarga.

"Dengan bekal keterampilan dan bantuan peralatan usaha yang kami berikan diharapkan mereka dapat lebih mampu untuk terus meningkatkan kualitas usahanya," tutur Astrid.

Yanti (46), Pengelola RBM Kota Juang, tempat rehabilitasi pecandu narkoba di Kecamatan Nanga Pinoh, mengatakan bahwa kegiatan pelatihan keterampilan usaha ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan panti rehabilitasi yang dikelolanya sejak beberapa tahun yang lalu.

Baca juga: Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kota Pontianak, PLN Serahkan Bantuan Sarana Pendidikan

Dirinya mengaku, selain mengikuti kegiatan pelatihan dirinya juga mendapatkan bantuan peralatan usaha.

"Ini luar biasa sekali. Baru kali ini saya ikut pelatihan  yang juga dilengkapi dengan bantuan peralatan usaha, jadi saya bisa langsung berjualan. Terima kasih LPM, terima kasih PLN," ujar Yanti bersemangat.

Hal senada juga diungkap Normi (42), ketua perkumpulan 30 pengerajin Kayu Kapuak di Kabupaten Melawi.

Ia merasa bersyukur atas bantuan peralatan mesin jahit yang diberikan oleh LPM dan PLN.

"Bantuan mesin jahit ini sangat bermanfaat bagi saya dan teman-teman pengerajin Kayu Kapuak lainnya.

Semoga usaha yang kami jalankan semakin berkembang. Terima kasih LPM dan PLN," kata Normi penuh haru.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved