Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Masyarakat Singkawang
Ibu rumah tangga asal Pangmilang ini juga berharap GPM dilakukan kembali di setiap kelurahan agar masyarakat tidak jauh untuk berbelanja murah.
Penulis: Zulfikri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Gerakan Pangan Murah (GPM) disambut antusias warga Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
Program yang digelar Badan Pangan Nasional Bersama Pemerintah Kota Singkawang serentak secara Nasional Jelang Idul Adha 2023, dilaksanakan di halaman Mes Daerah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin 26 Juni 2023.
Salah satu warga, Mahbujah mengatakan sangat senang dan terbantu dengan ada gerakan pangan murah.
"Suka karena di tolong, Buat persiapan lebaran juga bang," ucapnya saat ditemui Tribun Pontianak di halaman Mes Daerah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin 26 Maret 2023.
Warga Sungai rasau tersebut juga berharap ada lagi GPM lanjutan dengan naiknya bahan pokok saat ini.
Baca juga: Pemkot Singkawang Gandeng Bapanas Gelar GPM Serentak Jelang Idul Adha 2023
"Harapannya ada lagi bang, karena harga beras naik, minyak goreng dan bawang juga," harapnya.
Kemudian warga lain, Siti barokah juga mengatakan hal yang sama. Ia merasa senang karena harga bahan pokok yang dijual lebih murah dari pada harga pasar.
"Merasa senang dan terbantukan bang, Karena murah, apalagi mau lebaran idul Adha ini kan" ungkapnya.
Ibu rumah tangga asal Pangmilang ini juga berharap GPM dilakukan kembali di setiap kelurahan agar masyarakat tidak jauh untuk berbelanja murah.
"Mudah-mudahan ada lagi, Biar menolong kami dan lokasinya tidak jauh," harapnya.
Dikesempatan yang sama, Sri Rahayu mengatakan fasilitas yang diberikan pemerintah Kota Singkawang sangat memadai dengan dibangunnya tenda untuk menunggu antrian.
"Ini enak ada tempat teduhnya yaitu tenda bang, menunggu pun gak capek," ungkapnya.
Terkait harga, ia menyebutkan Sangat terjangkau. Apalagi saat ini harga barang-barang naik tidak sesuai dengan pendapat buruh.
"Yang paling terasa beras, sekarang harga di pasar Rp. 120 -130 ribu, padahal dulu Rp. 85 - 90 ribuan per 10 kilonya," sebutnya.
Ia berharap pemerintah segera menyelesaikan terkait harga beras tersebut, karena pasar murah seperti ini tidak setiap minggu diadakan. (*)
• Partisipasi Masyarakat Tinggi, Pj Walkot Singkawang: GPM Harus Kembali Dilakukan
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kota Pontianak Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/fikir-260623-Bapoks.jpg)