Langkau Etnika, Wadah Berkesenian Budaya Kalbar

Langkau Etnika bertempat di Jalan Pemuda, Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Jovanka MC
Langkau Etnika adalah sebuah ruang dalam ranah seni budaya lokal dan menjadi lumbung bagi pelestarian dan pengembangan budaya khususnya yang ada di Kalimantan Barat. Bertempat di Jalan Pemuda, Sungai Rengas, Kec. Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Langkau Etnika merupakan sebuah ruang dalam ranah seni budaya lokal dan menjadi lumbung bagi pelestarian dan pengembangan budaya khususnya seni budaya tiga etnis yang ada di Kalimantan Barat.

Langkau Etnika bertempat di Jalan Pemuda, Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Langkau Etnika berfungsi sebagai wadah pengembangan dan pelestarian budaya khususnya di bidang kesenian daerah, menjadi mitra pemerintah dalam melestarikan, memelihara, dan mengembangkan kesenian yang ada di Kalimantan Barat

Langkau Etnika lebih bersifat universal, yang artinya terbuka bagi siapa saja yang ingin mempelajari seni budaya lewat seni tari,musik, seni rupa dan teater tanpa membedakan usia, suku, agama, dan sebagainya.

Langkau Etnika menjadi pusat pelestarian seni budaya Kalimantan Barat, membangun iklim berkesenian yang kondusif sebagai lingkungan bagi lahirnya karya seni yang kreatif, inovatif, dan berkualitas serta menciptakan sumber daya manusia yang perduli terhadap budaya dan cinta akan budaya lokal. 

"Langkau Etnika dibangun dengan tujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kesenian khususnya generasi muda sebagai penerus dari cerminan identitas budaya Kalimantan Barat serta menjadi wadah kreatifitas para seniman maupun khalayak umum yang ingin belajar seni," ujar Gabriel, pendiri Langkau Etnika saat ditemui TribunPontianak.co.id, Senin 5 Juni 2023.

Komunitas Ekspedisi di Kapuas Hulu Dukung Kapolda Kalbar untuk Tertibkan BBM Subsidi

Mengenal Kicau Mania Kalimantan Barat, Komunitas Pelestari Burung Berkicau di Tanah Khatulistiwa

Di tahun pertamanya, Lembaga Langkau Etnika telah sukses menggelar Langkau Culture Art Festival, yang merupakan sebuah kegiatan (program), buah pikiran bersama sebagai upaya untuk terus merawat kesadaran dalam proses pengembangan dan pelestarian kebudayaan. 

LCAF digagas sebagai bukti kerja nyata dari upaya proses pikir tersebut. Kegiatan ini sebagai ruang ekspresi sekaligus juga laboratorium bersama dalam praktek eksplorasi terhadap pengenalan dan pemahaman seni dan budaya.

Berbagai macam kebudayaan dan lintas displin kesenian seperti Seni Tari, Musik, Teater dan Seni Rupa telah hadir memeriahkan dan memantapkan pesan-pesan kebudayaan. Menghadirkan tontonan yang sekaligus menjadi tuntunan untuk para pelaku dan penikmat seni dan budaya, masyarakat sekitar dan masyarakat luas.

"LCAF adalah salah satu kegiatan seni budaya yang hadir sebagai bentuk ikhtiar memuwujudkan masyarakat yang berbudaya, ini merupakan program tahunan pertama yang telah sukses kita gelar," jelasnya.

Sebagai wadah berkesenian, adapun program kelas seni yang terbuka untuk umum setiap Sabtu dan Minggu yakni kelas menari, kelas menggambar, kelas mewarnai, kelas teater, kelas alat musik sape dan lainnya. 

Langkau Etnika menyediakan beberapa venue sebagai ruang pertunjukan, workshop, maupun kegiatan lainnya yang berkaitan dengan Kesenian

Tidak hanya itu, terdapat pula kantin yang menyediakan berbagai makanan dan minuman bagi pengunjung yang datang. 

Dengan dipenuhi dengan banyak pohon rimbun, membuat suasana di Langkau Etnika terasa asri dan teduh. Desain bangunan yang juga estetik membuat Langkau Etnika sangat menarik bagi semua kalangan.

"Di Langkau Etnika tempat kita mengenal, belajar maupun mengembangkan potensi dalam diri kita, bisa juga sebagai media ruang pertunjukan. Tidak cuma itu, tempat ini terbuka untuk siapa saja yang ingin datang, walau hanya sekadar bersantai," tutupnya.

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved