Khazanah Islam

Apa Itu Qadha Shalat? Cek Niat dan Tata Cara Mengganti Shalat Wajib yang Tertinggal

Adapun mengerjakannya harus sesegera mungkin dilakukan ketika ingat, sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Editor: Hamdan Darsani
GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ENRO
Tata Cara Qadha Shalat Fardhu Lengkap Bacaan Niat Mengganti Shalat wajib yang tertinggal. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Shalat merupakan perintah wajib bagi umat Islam.

Shalat Wajib terdiri dari lima waktu dalam sehari semalam.

Oleh karena itu setiap Muslim wajib menunaikan Shalat sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Ketika seseorang tidak dapat melaksanakan Shalat pada waktu yang ditentukan, misalnya karena lupa, tidur, atau keadaan darurat, mereka perlu mengqadha atau menunaikan shalat tersebut di waktu lain.

Arti dari qadha shalat adalah mengejar atau menggantikan shalat yang telah terlewatkan atau tidak dikerjakan pada waktunya.

Bacaan dan Arti 2 Doa Iftitah Lengkap Arab Latin Hingga Terjemahan

Ini adalah tindakan yang diambil untuk menjaga kewajiban shalat yang harus dipenuhi oleh seorang Muslim.

Penting untuk diingat bahwa shalat memiliki waktu yang ditentukan, seperti shalat fardhu (wajib) yang memiliki waktu tertentu di dalam sehari.

Ketika seseorang tidak dapat melaksanakan shalat pada waktu yang ditentukan, mereka perlu mengqadha atau menunaikannya nanti.

Menurut Drs. H. Nor Hadi dalam buku Panduan Shalat dalam Keadaan Darurat, pengertian Sholat Qadha adalah mengerjakan shalat di luar waktu yang telah ditetapkan.

Adapun mengerjakannya harus sesegera mungkin dilakukan ketika ingat, sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

“Barang siapa yang meninggalkan Shalat karena tertidur atau lupa, maka hendaknya ia melakukan Shalat setelah ingat” (HR. Bukhari no. 596, Muslim no. 684, At-Thabrani no. 6129, dari hadis Anas bin Malik Radhiallahu 'anhu).

Ingin Keinginan Terkabul? Simak Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Mendirikan Shalat Hajat

Dalam riwayat lain juga disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah mengerjakan Sholat Qadha Ashar di waktu Maghrib.

Disebutkan Umar bin Khaththab datang pada hari peperangan Khandaq setelah matahari terbenam hingga ia mengumpat orang-orang kafir Quraisy, lalu ia berkata, "Wahai Rasulullah, aku belum melaksanakan shalat Ashar hingga matahari hampir terbenam!"

Maka Nabi SAW pun bersabda, "Demi Allah, aku juga belum melakasanakannya." Kemudian kami berdiri menuju Bath-han, beliau berwudhu dan kami pun ikut berwudhu, kemudian beliau melaksanakan shalat Ashar setelah matahari terbenam, dan setelah itu dilanjutkan dengan shalat Maghrib." (HR. Bukhari).

Berikut bacan niat sholat qadha dan tata caranya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved