MotoGP

Aturan Pengadilan Sanksi FIM MotoGP! Siapa yang Menerapkan Penalti di MotoGP?

Federation Internationale de Motocyclisme atau disingkat FIM merupakan badan tertinggi di dunia yang mengurusi hal-hal seputar sepeda motor.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Pembalap Honda MotoGP, Stefan Bradl. Melihat Aturan Pengadilan Sanksi FIM MotoGP. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Federation Internationale de Motocyclisme atau disingkat FIM merupakan badan tertinggi di dunia yang mengurusi hal-hal seputar sepeda motor.

Mereka lah yang mengatur tata kelola balapan motor termasuk MotoGP.

Grand Prix Commission, dibentuk oleh FIM, Dorna, IRTA (Team Association), dan MSMA (Manufacturers Association) bertugas membuat regulasi.

Lalu jika ada pelanggaran, disitulah panel FIM MotoGP Stewards berperan.

Panel terdiri dari tiga orang: dua Steward dan Ketua panel.

Pengadilan Kabulkan Penundaan Eksekusi Sanksi Double Long Lap Marc Marquez

Kedua Steward dinominasikan oleh FIM dan saat ini berasal dari Slovenia dan Spanyol, dan Ketua dinominasikan oleh IRTA, asosiasi tim.

Saat ini, ketua panel adalah Juara Dunia tiga kali Freddie Spencer, dari AS.

Dorna, pemegang hak komersial, harus menyetujui Steward yang dinominasikan oleh FIM dan IRTA di awal musim.

Namun Dorna tidak mengambil bagian dalam keputusan disipliner atau menerapkan hukuman apa pun.

Panel FIM MotoGP Stewards meninjau semua insiden dan memutuskan apakah akan menerapkan penalti atau tidak, dan penalti apa yang seharusnya, menurut peraturan FIM Grand Prix World Championship.

Jika penalti diterapkan, dalam beberapa kasus pembalap/tim juga dapat memutuskan untuk mengajukan banding.

Jika mereka mengajukan banding, hukuman dan insiden akan ditinjau oleh panel FIM Appeal Stewards yang terdiri dari dua orang.

Mereka terdiri dari anggota FIM Circuit Racing Commission. Para anggota bergilir sepanjang musim.

FIM Appeal Steward dapat mengkonfirmasi atau membatalkan keputusan panel FIM MotoGP Stewards, atau menjatuhkan hukuman yang berbeda sesuai dengan peraturan.

Namun, Pengurus Banding FIM juga dapat memutuskan untuk merujuk kasus tersebut ke Pengadilan Banding MotoGP.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved