Pengeroyokan Singkawang
Penyebab Korban Pengeroyokan di Singkawang Meninggal Dunia
Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang, dr Achmad Hardin Sp.PD mengatakan, dari hasil pemeriksaan korban mengalami pembengkakan otak di dalam atau gegar
Penulis: Zulfikri | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Korban pengeroyokan di Singkawang, Sigit Aditya meninggal dunia pada Jumat 31 Maret 2023.
Sigit meninggal setelah menjalani perawatan selama enam hari di RSUD Abdul Azis Singkawang.
Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang, dr Achmad Hardin Sp.PD mengatakan, dari hasil pemeriksaan korban mengalami pembengkakan otak di dalam atau gegar otak.
Kondisi korban sempat membaik bahkan sudah bisa berjalan sendiri.
• Korban Pengeroyokan Pelaku Balap Liar di Singkawang Meninggal Dunia
"Selama perawatan kondisinya stabil. Tadi malam pun masih bisa berjalan sendiri," ungkap Hardin.
Namun pada Jumat pagi, kondisi Sigit memburuk.
Hingga akhirnya meninggal dunia pada pukul 15.00 WIB.
Jenazah Sigit sudah dibawa pihak keluarga di Kelurahan Nyarungkop, Singkawang Timur.
Pengeroyokan terhadap Sigit terjadi di depan Pekong Tri Dharma Bumi Raya, Jalan Sejahtera, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu dinihari pukul 02.00 Wib, 26 Maret 2023.
Awal mula kejadian dipicu saat Sigit menegur pengendara motor yang sedang melakukan balap liar yang menabrak dirinya.
Kemudian tiba-tiba datang seseorang laki-laki yang menanyakan kepada Sigit apakah ada masalah dengan adiknya.
Sigitpun menjelaskan bahwa dirinya sudah ditabrak.
Bukannya meminta maaf, pelaku malah melepas pukulan ke korban.
Saat Sigit berusaha menghindar dengan lari ke lorong-lorong bangunan di sekitar itu, dirinya malah dikeroyok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Singkawang-Pengeroyokan-Sigit-Ketapang.jpg)