Ramadhan Kareem

Sekda Yusran Sidak Pasar Sungai Kakap Pastikan Stok dan Harga di Bulan Ramadhan

Norasari menyatakan stok beras hingga momen Idul Fitri mencukupi. Sebab di Kabupaten Kubu Raya terdapat tujuh gudang beras

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Prokopim Kubu Raya
Sekda Kubu Raya Yusran Anizam dan Kapolres Kubu Raya AKBP Arief Hidayat saat melakukan sidak di pasar tradisional dan modern sungai kakap pada Jumat 24 Maret 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Memasuki bulan suci Ramadhan 1444 H atau 2023 M, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Polres Kubu Raya melakukan inspeksi mendadak ( Sidak ) di Pasar Sungai Kakap untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga.

Sidak ke pasar tradisional dan sejumlah swalayan di Kecamatan Sungai Kakap, pada Jumat 24 Maret 2023 pagi dipimpin oleh Sekretaris Daerah Yusran Anizam bersama Kapolres Kubu Raya Arief Hidayat.

Turut serta sidak tersebut perwakilan Kodim 1207/Pontianak, perwakilan Kejaksaaan Negeri Mempawah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dan Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kita melakukan peninjauan dan monitoring evaluasi terkait dengan proses perdagangan khususnya di Kecamatan Sungai Kakap, baik di pasar tradisional maupun di beberapa pasar modern. Hari ini kita coba ambil sampel bagaimana kesiapan dalam masa Ramadan ini maupun menjelang hari raya nanti. Baik stok barang khususnya sembilan bahan pokok, juga bagaimana harga, kualitas, dan masa berlakunya,” tutur Sekretaris Daerah Yusran Anizam seusai kegiatan.

Yusran mengungkapkan dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya kenaikan harga yang di luar kewajaran. Begitu pula dengan ketersediaan barang, di mana stok yang ada sangat mencukupi hingga hari raya Idul Fitri nanti dan beberapa waktu setelahnya.

Baca juga: Kapolres Kubu Raya Bersama Muspida Cek Ketersediaan Sembako di Pasar Tradisional dan Modern

“Kita sudah meninjau beberapa titik baik itu penjualan sembako maupun barang-barang kebutuhan lainnya. Alhamdulillah, secara umum harga masih wajar. Walaupun memang ada beberapa kenaikan seperti pada cabai rawit yang naik sedikit. Untuk yang lain harganya relatif stabil. Kita syukuri, artinya antara penawaran dan permintaan ini masih terjaga stabil,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kubu Raya Norasari Arani mengatakan harga sembilan bahan pokok tidak boleh melebihi dari harga eceran tertinggi.

“Seperti gas elpiji misalnya, kalau dalam radius 60 kilometer itu hanya boleh dijual Rp 18.500. Tapi kalau sudah di luar 60 kilometer maka ditambah ongkos angkut,” jelasnya.

Norasari menyatakan stok beras hingga momen Idul Fitri mencukupi. Sebab di Kabupaten Kubu Raya terdapat tujuh gudang beras yang menyuplai beras untuk Kalimantan Barat.

“Jadi kebutuhan sampai empat bulan ke depan itu sangat cukup. Ditambah lagi Kubu Raya memang penghasil beras lokal. Kecuali untuk telur ayam, kalau seandainya permintaan meningkat, baru kita bermitra dengan kabupaten/kota terdekat,” jelasnya. (*)

Masyarakat Kuala Mandor B Sambut Baik Kegiatan Jumat Curhat Kapolres Kubu Raya

Cek berita terbaru terakit Ramadhan DISINI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved