Ketua Kelompok Nelayan Harap Permasalahan yang Masih Dihadapi Nelayan Desa Temajuk Tuntas
Muhammad Taufik juga meminta kepada pihak Desa Temajuk untuk dapat segera membuat SK legalitas kelompok Nelayan agar mudah dalam menerima bantuan,
Penulis: Imam Maksum | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Kelembagaan Kelompok Nelayan Desa Temajuk, Muhammad Taufik berharap sosialisasi yang diberikan Dinas Perikanan Kabupaten Sambas bisa bekerja sama dalam melakukan penangkapan ikan dan melakukan komunikasi untuk mengatasi permasalahan.
Muhammad Taufik juga meminta kepada pihak Desa Temajuk untuk dapat segera membuat SK legalitas kelompok Nelayan agar mudah dalam menerima bantuan dari Pemerintah.
"Kemudian kami juga mempertanyakan Kartu Kusuka nelayan di Desa Temajuk yang sudah terdaftar di pusat karena hingga saat ini masih mendapatkan kartunya," ujarnya saat menghadiri sosialisasi kepada sejumlah Nelayan Desa Temajuk, Rabu 22 Maret 2023.
Tak hanya itu, kata dia, pihak nelayan juga mempertanyakan bagaimana cara mendapatkan bbm subsidi yang diberikan oleh pemerintah kepada para Nelayan.
"Kami juga meminta kepada Pemda Sambas untuk membangun kembali pabrik es di Kecamatan Paloh," pintanya.
• DPPKH Sambas Sosialisasi Alat Tangkap yang Dilarang ke Sejumlah Nelayan Desa Temajuk
• Sebanyak 32 Tim Ikuti Lomba Sampan Fiberglass Kampung Nelayan Kubu Raya
Dia menjelaskan, dalam mekanisme pembentukan kelompok Nelayan seperti melakukan rapat pembentukan kelompok yang di hadiri oleh calon anggota.
Dia mengatakan untuk membuat berita acara rapat pembentukan yang ditanda tangani oleh semua anggota yang hadir. Lalu mendaftarkan kepada kepala desa yang nantinya dibuat piagam pengukuhan dari kepala desa.
"Menyampaikan Berita Acara pembentukan dan piagam pengukuhan kepada Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas," jelasnya.
Pada pelaksanaan silaturahmi dan sosialisasi bersama Nelayan Desa Temajuk ini imbuh dia, merupakan suatu upaya untuk mempersatukan para nelayan yang ada di Kecamatan Paloh yang memiliki riwayat permasalahan.
"Selain itu juga, DPPKH Kabupaten Sambas sebagai pengemban pengawasan nelayan memberikan sosialisasi dalam kepengurusan kelompok nelayan yang ada di Kecamatan Paloh," jelasnya.
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Nelayan-Desa-Temajuk-menerima-paket-sembako-dari-DPPKH.jpg)