Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas Pastikan Proses Belajar Tak Berhenti Akibat Banjir

"Ini faktor alam tetapi ini cukup memprihatinkan sebab terjadi sudah dua pekan di Sambas. Sekarang sudah mulai surut, tetapi apa langkah yang kita lak

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sumekto Hadi Suseno
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, Sumekto Hadi Suseno. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bencana alam banjir yang masih melanda sejumlah wilayah Kabupaten Sambas berdampak pada proses belajar dan mengajar di sekolah. Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas mengutamakan keselamatan peserta didik dan guru saat banjir.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas Sumekto Hadi Suseno menjelaskan banjir yang melanda cukup memprihatinkan. Namun demikian pihaknya mengambil langkah agar proses belajar mengajar tidak terhenti akibat banjir, Selasa 14 Maret 2023.

"Ini faktor alam tetapi ini cukup memprihatinkan sebab terjadi sudah dua pekan di Sambas. Sekarang sudah mulai surut, tetapi apa langkah yang kita lakukan mencegah jangan sampai proses belajar mengajar terputus," jelasnya Selasa 14 Maret 2023.

Evaluasi Kinerja Pembangunan, Bupati Sambas Minta ASN Tingkatkan Kedisiplinan

Dia mengatakan Dinas Pendidikan Kabupaten Samabs mempunyai perpanjangan tangan yakni korwil di setiap kecamatan. Dari korwil itu pihaknya memetakan dimana sekolah yang terdampak banjir.

"Baik sekolahnya, siswa atau peserta didik, seperti apa kondisi siswa yang akan menuju sekolah. Prinsipnya keamanan dan perlindungan keselamatan untuk peserta didik, guru, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan," tegasnya.

Dia berujar apabila banjir menghambat mereka untuk ke sekolah maka langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan proses belajar mengajar dari rumah.

Langkahnya dengan memberikan tugas ke anak-anak peserta didik. Kemudian bagaimana guru-guru memantau pelaksanaan pembelajaran di rumah masing-masing.

"Ini solusi untuk saat ini yang kita lakukan, menurut kami masih berlangsung. Harapan kami banjir segera surut dan setelah itu kami lakukan pemetaan terhadap sarana dan prasaran yang terdampak banjir apakah diperlukan rehab atau apa nanti kita lihat," jelasnya. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved