BNNK Sanggau Laksanakan Rapat Pembentukan IBM di Desa Binjai Sanggau
"Terkait hal itu, salah satu program yang ada di dalam desa bersinar adalah terbentuknya unit IBM. Maka pelaksanaan rapat ini adalah sebagai tindak la
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - BNN Kabupaten Sanggau melaksanakan rapat dalam rangka pembentukan intervensi berbasis masyarakat (IBM) di ruang serba guna Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Kamis 9 Maret 2023.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Rehabilitasi BNNK Sanggau, Hery Ariandi, Kepala Desa Binjai, Heriyanto, sekretaris desa Binjai, para kaur desa Binjai, lima agen pemulihan yang terpilih, tokoh masyarakat, serta para korwil di desa Binjai.
Kasi Rehabilitasi BNNK Sanggau, Hery Ariandi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat keputusan Bupati Sanggau nomer 19/dpmpemdes/2023 tentang penetapan lokasi program desa bersih narkoba di kabupaten Sanggau tahun 2023.
"Terkait hal itu, salah satu program yang ada di dalam desa bersinar adalah terbentuknya unit IBM. Maka pelaksanaan rapat ini adalah sebagai tindak lanjut dari surat keputusan Bupati Sanggau,"kata Hery Ariandi, Jumat 10 Maret 2023.
Nantinya lanjut Hery, para agen pemulihan akan diberikan pembekalan/bimtek selama tiga hari terkait pelaksanaan tugas fungsinya di masyarakat sebagai perpanjangan tangan BNN.
• Terkait Penertiban Tata Niaga Kelapa Sawit, Ini Penjelasan Kepala Disbunnak Sanggau
"Secara umum tugas para agen pemulihan diantaranya melakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba di tingkat desa/dusun/RT dan RW, melakukan pemetaan (mapping) daerah rawan penyalahgunaan narkoba di masyarakat," jelasnya.
Selain itu, melakukan penjangkauan secara persuasif ke masyarakat yang terpapar oleh penyalahgunaan narkoba didampingi petugas Rehabilitasi BNNK Sanggau.
"Tentu saja yang menjadi sasaran para agen pemulihan adalah pengguna narkoba yang baru dalam kategori "coba pakai", artinya yang baru satu atau dua kali pakai narkoba. Dan kegiatan para agen pemulihan ini sifatnya persuasif (bukan memaksa)," ujarnya.
Selama dalam pelaksanaan tugasnya, para agen pemulihan akan secara intens berkoordinasi dengan petugas Rehabilitasi BNNK Sanggau dan tentunya akan selalu memonitor para agen pemulihan dalam pelaksanaan tugasnya.
Sementara itu, Kepala BNNK Sanggau, Rudolf Manimbun menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka pengguna narkoba di masyarakat.
"Dengan harapan berkurangnya angka pengguna narkoba, maka akan mengakibatkan berkurangnya peredaran narkoba di masyarakat. Dan bagi masyarakat yang sudah terpapar oleh narkoba, pintu BNNK Sanggau selalu terbuka lebar untuk layanan rehabilitasi narkoba. Rehabilitasi lebih baik daripada di penjara," pungkasnya. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
Aksi Damai Berlanjut ke Bundaran Digulis |
![]() |
---|
PT Mitra Andalan Sejahtera Bantah Tuduhan FMCI |
![]() |
---|
6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Pendemo Bakar Motor Polisi hingga 4 Tersangka Penyelundup Telur Penyu |
![]() |
---|
Massa Unjuk Rasa Lempar dan Bakar Ban |
![]() |
---|
Mahasiswa Bergerak DPRD Merespons, Penyampaian Aspirasi di Kayong Utara Berjalan dengan Damai |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.