Contoh Susunan Acara Pernikahan di Rumah dan Masjid

Jika kamu sedang mengadakan pernikahan di rumah dan di masjib, berikut dirangkum Tribun Pontianak susunan acaranya.

|
TRIBUNPONTIANAK- INSTAGRAM
Pernikahan Kiky Saputri dan Mikha Tambayong 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Susunan acara sangat penting dilakukan saat mengadakan acara pernikahan.

Jika kamu sedang mengadakan pernikahan di rumah dan di masjib, berikut dirangkum Tribun Pontianak susunan acaranya.

Yang bisa menjadi ide dan referensi kamu nantinya.

Contoh Susunan Acara Pernikahan di Rumah

Seperti yang kita tahu, bahwa pernikahan bisa dilangsungkan di rumah loh.

Tentunya untuk susunan acara pernikahan dirumah ini pasti berbeda pada setiap daerahnya, karena masing-masing daerah mempunyai adat istiadat tertentu.

Contoh Susunan Acara Pernikahan di Gedung

Meskipun pernikahan ini dilangsungkan di rumah, tapi tetap tidak akan merubah bentuk kesakralan dari arti pernikahan itu sendiri.

Karena tempat berlangsungnya acara juga bisa dimana saja, meskipun nantinya akan terdapat perbedaan dalam bentuk susunan acaranya.

Lalu bagaimana susunan acara pernikahan yang dilakukan di rumah tersebut? Langsung saja daripada kalian semakin penasaran, maka simak penjelasan berikut ini!

  • Pertama-tama awal acara akan ditandai dari tibanya calon pengantin pria beserta rombongan keluarga besar di kediaman pengantin wanita. Dimana pada saat tiba tersebut, keluarga besar dari mempelai wanita akan menyambut kedatangan sang besan dengan ramah disertai senyuman .
  • Acara selanjutnya dilakukan dengan pembawa acara untuk membuka acara tersebut.
  • Selanjutnya perwakilan dari keluarga calon mempelai pria akan menyampaikan tujuan dari kedatangan keluarga besar beserta rombongan ke kediaman pengantin perempuan. Maksudnya disini adalah perwakilan calon mempelai pria menyampaikan atau lebih tepatnya meminta izin untuk menikahkan anak mereka (mempelai pria) kepada pasangannya.
  • Selanjutnya perwakilan dari keluarga mempelai wanita akan menjawab maksud dan tujuan dari mempelai pria.
  • Pembawa acara bisa mempersilahkan para rombongan keluarga besar dari mempelai pria untuk menempati tempat yang sudah disediakan.
  • Pembawa acara akan mempersiapkan beberapa hal untuk sesi Ijab Kabul.
  • Kemudian, dilanjutkan dengan membacakan Ayat Suci Al-Qur’an beserta dengan terjemahannya.
  • Acara selanjutnya adalah serah terima mas kawin dan juga langsung berlanjut pada sesi pemasangan cincin kawin yang dilakukan oleh masing-masing mempelai.
  • Acara ijab kabul telah selesai.

Contoh Teks MC Rundown Pengajian dan Susunan Acaranya

  • Acara selanjutnya beralih ke tradisi adat, yakni sungkeman yang dilakukan oleh pengantin pria dan pengantin wanita yang kemudian dilanjutkan dengan kedua mempelai menempati tempat atau singgasana yang sudah disediakan.
  • Apabila masing-masing pengantin sudah menempati tempat yang sudah disediakan, maka pembawa acara bisa mempersilahkan kepada masing-masing perwakilan keluarga untuk memberikan sambutan-sambutan.
  • Tentunya, agar acara bisa berkah dan agar rumah tangga dari sang pengantin bisa rukun dan damai, maka acara dilanjutkan dengan pembacaan doa. Dimana untuk pembacaan doa ini dilakukan oleh seorang ustadz yang sudah diberi amanah.
  • Acara selanjutnya adalah tamah tamah, dimana pada acara ini bisa dilakukan dengan saling mengobrol antar sesama anggota atau bahkan bisa berfoto bersama.
  • Bagi para tamu undangan yang masih menunggu antrian untuk berfoto, mereka bisa menunggunya dengan memakan hidangan yang sudah disediakan oleh keluarga dari mempelai wanita.
  • Acara terakhir adalah acara penutupan, dengan harapan semua prosesi rangkaian acara tersebut bisa memberikan berkah bagi semua keluarga dan tamu undangan.

Contoh Susunan Acara Pernikahan Modern dari Akad Nikah Hingga Resepsi

Contoh Susunan Acara Pernikahan di Masjid

Apabila pada penjelasan diatas kita sudah membahas tentang susunan acara pernikahan yang diadakan di rumah.

Maka berikut ini merupakan susunan acara pernikahan yang dilakukan di masjid, penasaran kan? Langsung saja yuk simak penjelasannya berikut ini!

  • Seperti prosesi pernikahan pada umumnya, dimana acara diawali dengan sang pembawa acara yang akan membuka acara tersebut.
  • Selanjutnya pembawa acara akan menyiapkan prosesi ijab kabul, sesuai dengan tempatnya yakni prosesi dilakukan di dalam masjid.
  • Acara selanjutnya adalah membacakan ayat suci Al-Qur’an yang dilengkapi dengan membaca terjemahan.
  • Selanjutnya, setelah pembacaan ayat suci tersebut, barulah prosesi ijab kabul akan dilakukan. Dimana proses ijab kabul tersebut dipimpin oleh petugas KUA setempat.
  • Apabila acara ijab kabul telah berjalan dengan baik, maka acara selanjutnya adalah dengan menyerahkan dan juga menerima mas kawin dari mempelai pria.

Contoh Susunan Acara Lamaran yang Wajib Kamu Ketahui

  • Kedua mempelai yakni mempelai pria akan memasangkan cincin kepada mempelai wanita, begitu pula sebaliknya yakni mempelai wanita memasangkan cincin kepada mempelai pria.
  • Apabila sudah, maka bisa dinyatakan bahwa rangkaian prosesi ijab kabul telah berjalan dengan baik.
  • Selanjutnya acara akan dilanjutkan dengan prosesi sungkeman. Dimana sungkeman ini akan dilakukan oleh kedua mempelai yakni mempelai pria dan wanita kepada kedua orang tua mempelai.
  • Agar kedua mempelai bisa menghadapi rumah tangga yang rumit nantinya, maka diberikan pula sebuah nasehat pernikahan dan juga membacakan doa agar kedua mempelai bisa melewati ujian rumah tangga kelak dengan baik.
  • Acara selanjutnya adalah tamah tamah dan juga makan siang, dimana acara ini juga sama dengan pernikahan yang dilangsungkan di rumah yakni para tamu undangan akan bergantian untuk berfoto, kemudian tamu yang menunggu giliran berfoto bisa menikmati hidangan yang sudah disediakan.
  • Acara yang terakhir adalah penutup, dimana acara penutup ini akan dipimpin oleh pembawa acara sekaligus sang pembawa acara meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam berucap atau tindakan.
  • Tentunya karena pelaksana susunan acara tersebut dilakukan di masjid, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh semua tamu undangan yakni menghormati masjid dan juga lingkungan serta melepas alas kaki pada saat memasuki masjid tersebut.

Bukan hanya itu saja, para tamu juga diharuskan untuk menjaga tingkah laku dan juga perkataan.

Karena memang masjid adalah Rumah Allah SWT, maka dari itulah sangat penting untuk menjaga segala tutur kata ucapan dan juga tindakan.

(*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved