Imlek dan Cap Go Meh

Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2023, Lasarus: Semoga Kemakmuran Menyertai Kita Semua

Terkait perayaan Imlek di Indonesia, Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar itu mengungkapkan ada andil besar dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarn

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Lasarus
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada segenap warga Tionghoa  Kalimantan Barat. Ia berharap kemakmuran dan kedamaian senantiasa mengiringi semuanya di tahun kelinci air ini.

"Selamat merayakan Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat Tionghoa. Semoga segala harapan dapat terwujud di tahun kelinci air ini dan kita semua diiringi dengan kemakmuran dan kedamaian. Gong Xi Fa Cai," ucap Lasarus. Minggu 22 Januari 2023.

Terkait perayaan Imlek di Indonesia, Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar itu mengungkapkan ada andil besar dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sehingga masyarakat Tionghoa dapat merayakan hari penting tersebut secara leluasa.

Andil besar itu, lanjut Lasarus, ialah menetapkan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional. Penetapan Imlek sebagai hari libur nasional itu diputuskan Megawati kala menjabat sebagai Presiden RI.

"Kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid menghapuskan larangan merayakan Imlek pada tahun 2000 disempurnakan oleh Presiden Megawati melalui Keppres Nomor 12 Tahun 2002."

"Keppres itulah yang membuat masyarakat Tionghoa semakin leluasa merayakan Imlek karena hari tersebut ditetapkan sebagai libur nasional," ungkapnya.

Soal Isu Pengumuman Nama Capres di HUT Ke-50 PDIP, Lasarus: Hanya Ibu Mega yang Tahu

Berdampak Positif Bagi Masyarakat, Lasarus Usulkan PUPR Tambah Kuota Program BSPS

Lasarus menambahkan bahwa kebijakan menetapkan Imlek sebagai hari libur nasional merupakan bukti keberpihakan Megawati terhadap masyarakat Tionghoa.

Kebijakan tersebut, timpal Lasarus, juga seakan menjadi bentuk penegasan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut merupakan sosok yang sangat melindungi kelompok minoritas.

"Ibu Megawati itu memandang semua warga negara sama kedudukannya di mata hukum. Penetapan Imlek sebagai hari libur saat beliau menjadi Presiden RI, kemudian keputusan-keputusan beliau tatkala mengusung seseorang untuk maju dalam kontestasi politik bukan karena latar belakang suku dan agama ialah bukti konkret kalau ibu amat menghargai kelompok minoritas," pungkasnya.

Ikuti Terus Berita dan Kemeriahan Imlek dan Cap Go Meh DI SINI

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved