MotoGP

Asa Brad Binder Bawa MotoGP ke Afrika Selatan Terganjal Biaya Mahal

Pebalap MotoGP Brad Binder berharap MotoGP dapat berlangsung di Afrika Selatan pada masa mendatang. Namun harus gigit jari karena biaya yang mahal.

motogp.com
Sirkuit Kyalami dan Welkom Afrika Selatan. Pebalap MotoGP Brad Binder berharap MotoGP dapat berlangsung di Afrika Selatan pada masa mendatang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pebalap MotoGP Brad Binder berharap MotoGP dapat berlangsung di Afrika Selatan pada masa mendatang.

Namun Pebalap kelahiran Potchefstroom, Afrika Selatan ini harus gigit jari karena biaya yang mahal.

Afrika Selatan saat itu, memang memiliki Grand Prix Kyalami dan Welkom.

Ini adalah dua Sirkuit tempat berlangsungnya kejuaraan dunia dalam beberapa musim.

Munculnya Binder bersaudara Brad Binder dan Darryn Binder di kejuaraan dunia MooGP membuka pintu untuk kemungkinan itu.

Marc Marquez Percaya Honda 100 Persen Meski Sedang Terpuruk di MotoGP

Pebalap KTM saat ini di MotoGP tidak hanya memenangkan balapan di kategori teratas, tetapi juga juara dunia Moto3 dan runner-up Moto2.

Dengan konsolidasi Binder di MotoGP dan dengan saudaranya sekarang di Moto2, penggemar Afrika Selatan bermimpi untuk memiliki Grand Prix di tanah mereka lagi.

“Saya ingin Grand Prix di rumah saya,” kata Brad Binder disadur dari motosan.es, Kamis 12 Januari 2023.

Gagasan ini dihargai oleh Dorna dan oleh Carmelo Ezpeleta.

Mereka telah berdiskusi dengan operator Kyalami beberapa tahun yang lalu, tetapi tidak ada yang terjadi sejak saat itu.

Kenyataannya adalah memindahkan kejuaraan dunia ke Afrika Selatan sepanjang akhir pekan akan sangat mahal bagi Dorna.

Hal itu hanya mungkin terjadi jika pemerintah daerah secara finansial membantu transportasi.

Ini sesuatu yang akan terjadi di Kazakhstan dan India.

Afrika Selatan memiliki trek yang luar biasa di Kyalami.

Infrastrukturnya baik, termasuk fasilitas pit dan yang lainnya.

Mereka lebih baik daripada sebagian besar trek kejuaraan dunia saat ini yang ia ikuti.

Penyelenggara hanya perlu memindahkan dinding sedikit ke belakang di beberapa tempat sehingga ada cukup ruang untuk Afrika Selatan.

“Biaya penyelenggara di luar negeri gila-gilaan. Tapi saya akan senang jika Grand Prix MotoGP Afrika Selatan kembali ke kalender di masa mendatang,” kata Brad Binder.

Brad Binder sendiri yang juga mengakui kesulitan yang harus dibayar pemerintah daerah untuk hari ke hari penduduk serta untuk meliput Grand Prix.

Pemerintahnya bahkan tidak punya cukup uang saat ini untuk menyediakan listrik bagi masyarakat.

“Selama kita memiliki orang-orang yang kelaparan di negara ini, orang seharusnya tidak mengharapkan jumlah yang begitu besar untuk diinvestasikan dalam sebuah Grand Prix," sebutnya.

Kalender 2023 MotoGP! Situasi Kacau Jelang Balapan Sprint Race

(*)

[Cek berita dan artikel MotoGP klik di sini]

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved