Natal dan Tahun Baru

Natal Bersama Narapidana Lapas Pontianak, Uskup Ajak Umat Merendahkan Diri Demi Perdamaian

Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, Pr merayakan Misa Natal bersama narapidana atau warga binaan di Lapas kelas II A Pontianak.

Komsos Keuskupan Agung Pontianak
Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, Pr merayakan Misa Natal bersama narapidana atau warga binaan di Lapas kelas II A Pontianak, Kamis 30 Desember 2022. Uskup mengajak umat untuk merendahkan diri demi perdamaian dan untuk orang lain. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, Pr merayakan Misa Natal bersama narapidana atau warga binaan di Lapas kelas II A Pontianak, Kamis 30 Desember 2022.

Dalam perayaan Natal tersebut, Uskup menyampaikan pesan Natal.

Ia mengatakan kehadirannya sebagai tanda bahwa mulianya peran manusia dalam menghayati kerendahan hati dan mau berkorban.

Peristiwa ini mengajak umat untuk merendahkan diri demi perdamaian dan untuk orang lain.

Dalam Gereja Oikumene Lapas II A Pontianak itu juga, Uskup Agustinus menceritakan kecintaannya kepada anak-anak Natal dengan sedikit berbagi kisah pada Natal bersama anak-anak di Katedral pada 26 Desember 2022 lalu yang dihadiri sebanyak 500-an anak.

Uskup Agustinus juga berbagi kisah tentang perhatian cintanya kepada orang-orang non kristiani dalam Open House Keuskupan yang dimulai tanggal 26-27 Desember 2022 hingga ceritanya Natal bersama untuk anak panti Asuhan pada tanggal 2 Januari 2023 mendatang.

Doa Tahun Baru 2023! Doa untuk Pemulihan Relasi dalam Iman Kristen Katolik

Terlepas dari itu semua, Uskup Agustinus menegaskan bahwa gereja harus bertindak demikian sebab gereja tidak bisa berdiri sendiri, oleh karenanya gereja dan semua orang harusnya berjalan bersama untuk perdamaian sejati.

“Semua cerita ini adalah simbol dan saya mau memperhatikan semua kelompok ini. Dalam simbol 3 orang bijak itu, diungkapkan bahwa ada roh yang mendorong mereka untuk pulang lewat jalan lain karena ada keselamatan dalam Yesus. Mereka datang dan pulang bersama-sama untuk dan mencari jalan kebenaran secara bersama,” katanya.

Pada kesempatan itu Kalapas Kelas II A Pontianak yang baru, Julianto Budhi Prasetyono menjamu kedatangan Uskup Agustinus pagi itu dengan obrolan santai.

Julianto Budhi Prasetyono mengaku memang selama ini ia telah mendengar bahwa Uskup Agung Pontianak selalu mengunjungi, menguatkan dan turut mengambil peran dalam pembinaan wargaabinaannya di Lapas Kelas II A Pontianak yang setiap tahunnya melakukan perayaan Natal bersama.

Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Uskup Agustinus atas peran mulianya.

"Terima kasih banyak Romo, memang selama ini saya dengar Romo selalu memberikan peneguhan kepada wargabinaan yang ada disini. Saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih banyak untuk pelayanan selama ini," kata Julianto Budhi Prasetyono dengan posisi duduk hormat menghadap Uskup Agustinus.

Dalam obrolan singkat pagi itu, Uskup Agustinus menitikberatkan diskusinya tentang pentingnya perhatian kepada kaum-kaum yang dianggap sebagai 'mantan narapindana' dimana beban mental dan perasaan yang mereka alami selama ini.

Menurut Uskup Agustinus memang tidak banyak yang bisa diberikan kepada wargabinaan, namun yang paling penting adalah kehadiran itulah yang sebenarnya memberikan nilai yang berbeda dalam perayaan misa Natal setiap tahunnya.

"Saya tidak punya apa-apa yang bisa diberikan kepada mereka, hanya kehadiran saya yang bisa saya persembahkan untuk anak-anak saya sebagai wargabinaan di Lapas,” kata Uskup Agutinus.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved