Diskes Kayong Utara Canangkan Desa UCI dan Laksanakan Kegiatan Wisuda Imunisasi
"Beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yang disebut dengan PD3I, itu memerlukan cakupan imunisasi yang tinggi, yang mencakup paling ti
Penulis: Zulfikri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, dalam rangka meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) di Kabupaten Kayong Utara, melaksanakan kegiatan pencanangan Desa Universal Child Immunization (UCI).
Selain itu, juga melaksanakan kegiatan wisudawan/wisudawati imunisasi Kabupaten Kayong Utara yang bertajuk Dengan imunisasi wujudkan generasi sehat di Istana Rakyat, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar.
Kegiatan tersebut, turut dihadiri Bupati Kayong Utara Citra Duani, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Hary Agung Tjahyadi, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kayong Utara Bambang Suberkah beserta jajaran, Forkopimda dan OPD Terkait, Para Camat, Orang Tua Anak, dan para peserta yang lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, Bambang Suberkah, menerangkan bahwa pentingnya imunisasi bagi anak.
• Bawaslu Kayong Utara Telah Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif untuk Pemilu 2024
"Beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yang disebut dengan PD3I, itu memerlukan cakupan imunisasi yang tinggi, yang mencakup paling tidak 90 persen dari lingkungan masyarakat yang berada di sekitar," terang Bambang. Kamis 15 Desember 2022.
Untuk itu, kata Bambang, kalaupun sudah cakupan imunisasi mencapai herd immunity maka bayi atau balita terlindungi.
"Kalau sudah herd immunity, maka bayi atau balita yang tidak mendapat imunisasi turut terlindungi. Kalau imunisasi cakupannya rendah, maka ada kemungkinan bisa terjadi kejadian yang luar biasa," jelasnya.
Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara ini menilai bahwa pelaksanaan imunisasi perlu ditunjang oleh kegiatan yang bersifat promosi sehingga bisa menyampaikan kepada masyarakat betapa penting imunisasi saat ini.
"Imunisasi juga perlu ditunjang oleh kegiatan-kegiatan yang sifatnya promotif, sehingga masyarakat timbul kesadarannya dan mengerti betapa pentingnya imunisasi," tukasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News