Hasil Presidensi G20 Indonesia, Bank Indonesia Bantu Daerah Jual Potensi Investasi

Menurut Iss Savitri, G20, di luar kebijakan pemerintah yang utama untuk pemulihan ekonomi paska pandemi, dalam konteks ini juga memanfaatkan dua hal.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BALI - Direktur Sekretariat Task Force G20 Bank Indonesia, Iss Savitri Havid mengatakan, keberhasilan Presidensi G20 di Bali memberikan efek luar biasa bagi perekonomian Indonesia.

Terlebih bagi Bali tempat digelarnya pertemuan puncak G20 yang dihadiri kepala negara.

Menurut Iss Savitri, G20, di luar kebijakan pemerintah yang utama untuk pemulihan ekonomi paska pandemi, dalam konteks ini juga memanfaatkan dua hal.

Pertama dari sisi dampak ekonomi penyelenggaraan G20.

Peserta Diseminasi G20 Bank Indonesia Ikuti Napak Tilas di GWK Bali, Lihat Langsung Lotus Pond

Jangka pendek, seperti penyelenggaraan-penyelenggaraan pertemuan yang lain, mungkin paling terasa di Bali.

"Bali itu berangkatnya dari pertumbuhan ekonomi yang negatif, cukup lama dampaknya. Dengan penyelenggaraan G20 di Bali, beragam kegiatan digelar, langsung terjadi pertumbuhan perekonomian yang signifikan," kata Iss Savitri dalam diskusi Hasil Presidensi G20 di Bali, Rabu, 7 Desember 2022.

Keberhasilan melaksanakan G20 juga berdampak dari sisi pemulihan kepercayaan investor dan dunia akan Indonesia.

Satu sisi, perekonomian Indonesia cukup resilient menghadapi tantangan dari pandemi dan dampak lainnya.

Sisi lainnya, Indonesia siap juga menerima kedatangan turis-turis asing.

Peserta Diseminasi G20 Bank Indonesia Napak Tilas ke Tahura Ngurah Rai

"Indonesia siap menyelenggarakan pertemuan internasional, event, di era pandemi dengan aman dan nyaman," katanya.

Dari sisi substansi, G20 menjadi momentum menyampaikan perkembangan ekonomi Indonesia.

"Termasuk juga resiliensi di daerah-daerah sebagai upaya mempromosikan potensi investasi di Indonesia," katanya.

"Karena dalam kondisi pandemi, ketika investor masih istilahnya wait and see, kita terus mencekoki mereka supaya minimal masih ada di radar mereka, Indonesia siap dan berbagai daerah dengan berbagai potensinya siap," katanya.

Menurutnya, G20 ini memang bukan satu obat untuk semua.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved