Pengurus FBSI Kalbar Resmi Dilantik oleh Ketum FBSI Pusat, Terus Kembangkan Olahraga Breakdance
FBSI merupakan sebuah organisasi yang menaungi kegiatan Breaking atau yang biasa dikenal oleh masyarakat adalah Breakdance di Indonesia.
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengurus Federasi Breaking Seluruh Indonesia (FBSI) Provinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Kota Singkawang periode 2022-2026 telah resmi dilantik oleh Ketua Umum (Ketum) FBSI Pusat, Ardiyansyah Djafar, di hotel Transera Pontianak, Kalimantan Barat pada Jumat, 9 Desember 2022 malam.
FBSI merupakan sebuah organisasi yang menaungi kegiatan Breaking atau yang biasa dikenal oleh masyarakat adalah Breakdance di Indonesia.
Ketua Umum FBSI Pusat, Ardiyansyah Djafar menyebut, pengurus FBSI Provinsi Kalbar merupakan Provinsi ke-21 seluruh Indonesia yang telah dibentuk.
Ardiyansyah Djafar menekankan kepada pengurus PBSI Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalbar yang baru dilantik agar bisa memahami tugas pokok dan fungsi organisasi FBSI serta antar lembaga. Hal itu penting untuk dipahami agar program yang dirancang nantinya bisa terlaksana dengan baik.
Tidak lupa pula, dirinya juga menekankan agar FBSI Kalbar bisa melakukan sinergitas dengan banyak pihak, baik akademisi, bisnis, sport tourism, Pemerintahan dan semua stakeholder lainnya.
"Dahulukan kepentingan bersama dalam organisasi dan bangunlah sebuah tujuan serta semangat berorganisasi untuk membangun skema. Sehingga bisa berprestasi dan berkontribusi terhadap organisasi maupun daerah," ucapnya.
• Hari Anti Korupsi, Pemprov Kalbar Komit Tegakkan Pemberantasan Korupsi
• UMK Mempawah 2023 Selisih Tipis dengan UMP Kalbar 2023, Segini Perbandingannya
Ia berharap agar para pengurus FBSI bisa terus mengedukasi kepada masyarakat tentang olahraga Breakdance.
"Saya berharap kedepannya ada lebih banyak lagi pegiat-pegiat olahraga breakdance sehingga bisa berlaga ke tingkat nasional maupun internasional, karena saya rasa fundamental yang dimiliki Kalbar ini sangat potensial, maka tinggal dikembangkan lagi," ungkapnya.
"Kita dari pusat mendukung penuh untuk FBSI Kalbar agar bisa berkembang. Karena saya melihat, Kalbar ini memiliki potensi yang tidak dimiliki oleh Provinsi lainnya," imbuhnya.
Ketua FBSI Provinsi Kalbar, Ivan Fakhrusy menyampaikan komitmennya setelah dilantik akan terus mengembangkan dan meningkatkan olahraga breaking di Kalbar hingga di kancah nasional maupun internasional.
"Diharapkan bisa menjadi wadah masyakarat Kalbar dalam menyalurkan bakatnya. Target kita adalah go nasional dan ikut Fornas 2023," ucapnya.
Untuk itu, langkah-langkah yang akan dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat Kalbar tentang olahraga breakdance.
"Target kedepan bisa berprestasi di tingkat nasional. Maka diharapkan FBSI Kalbar bisa berlatih dan mengasah skill untuk persiapan menuju Fornas 2023," pungkasnya.
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News