Piala Dunia 2022

Maroko vs Portugal, Pelatih Singa Atlas Senang Jika Ronaldo Tidak Tampil Bermain Lawan Mereka

Meski di atas kertas timnas Portugal lebih diunggulkan, namun tim singa atlas julukan Maroko siap membuat kejuatan.

Tribunnews
Timnas Maroko akan berhadapan dengan Timnas Portugal dalam babak Penyisihan 8 Besar atau Perempat Final Piala Dunia 2022 di Qatar pada Sabtu 10 Desember 2022 malam. 

TRIBUPONTIANAK.CO.ID - Pertandingan ketiga perempat final Piala Dunia 2022 Qatar akan mempertamukan Maroko vs Portugal pada Sabtu 10 Desember 2022 malam WIB.

Pertandingan wakil dari Afrika dengan Eropa ini akan tersaji di Al Thumama Stadium, Doha, Qatar.

Meski di atas kertas timnas Portugal lebih diunggulkan, namun tim singa atlas julukan Maroko siap membuat kejuatan.

"Kami tentu harus optimistis. Kami memiliki peluang untuk menang,” ucap pelatih Maroko Walid Regragui dalam konferensi pers jelang laga.

Kami akan melakukan yang terbaik untuk menciptakan kejutan di sini,” sambungnya.

Rekor Rangking 1 FIFA Tidak Juara Piala Dunia Berlanjut, Setelah Brasil Kalah Lawan Kroasia

Dirinya juga berharap Portugal bermain tanpa Cristiano Ronaldo pada perempat final Piala Dunia 2022 Qatar.

Walid Regragui mengakui bahwa Portugal lebih diunggulkan karena memiliki banyak pemain bintang apalagi dengan keberadaan penyerang sekelas Cristiano Ronaldo.

Ia bahkan menilai Portugal bisa bermain dengan dua sampai tiga tim berbeda di turnamen ini.

Namun jika harus memilih, Walid akan sangat senang jika Cristiano Ronaldo tidak bermain.

"Kami akan menghadap salah satu tim terbaik di dunia. Portugal memiliki salah satu pemain terbaik dalam sejarah. Laga ini tidak akan mudah," akunya dikutip dari Mais Futebol.

"Saya berharap Ronaldo tidak bermain. Saya akan senang jika Ronaldo tidak bermain. Namun, fokus kami adalah Portugal," tambahnya.

Warga Bangladesh Ikut Bergembira Argentina Menang dan Lolos ke Semi Final Piala Dunia 2022 Qatar

Menjelang laga Maroko vs Portugal, nama Cristiano Ronaldo yang kini berstatus tanpa klub sempat menjadi sorotan.

Hal itu tidak lepas dari keputusan pelatih Portugal, Fernando Santos, menyimpan Ronaldo di bangku cadangan pada laga 16 besar kontra Korea Selatan.

Terkini, sempat muncul rumor yang menyebut Ronaldo terlibat perang dingin dengan Fernando Santos sampai mengancam akan meninggalkan Portugal.

Federasi Sepak Bola Portugal dan Fernando Santos sendiri langsung membantah rumor tersebut.

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Santos mengakui bahwa Ronaldo geram setelah tidak bermain sebagai starter pada laga kontra Korsel.

Namun, Fernando Santos memastikan masalah itu sudah selesai.

Pelatih berusia 68 tahun itu juga meminta publik untuk berhenti membicarakan rumor miring yang berkaitan dengan Ronaldo.

Selalu Menang Adu Penalti di Piala Dunia, Kroasia Samai Rekor Milik Jerman

Terkait dengan status Ronaldo untuk laga kontra Maroko, Fernando Santos masih belum bisa memberi jaminan.

Fernando Santos hanya menyatakan bahwa dia akan memutuskan starting line up timnas Portugal beberapa jam sebelum pertandingan.

Menilik laga kontra Korea Selatan, Ronaldo kemungkinan besar akan kembali duduk di bangku cadangan malam ini.

Sebab, permainan timnas Portugal tampak lebih cair ketika Ronaldo yang kini berusia 37 tahun tidak bermain.

Goncalo Ramos yang ditunjuk untuk menggantikan Ronaldo sebagai striker tengah Portugal juga tampil apik ketika menghadapi Korea Selatan.

Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Goncalo Ramos mencetak hattrick alias tiga gol dalam kurun waktu 17 menit.

Jika dibandingkan, Ronaldo tidak pernah mencetak gol dalam tujuh laga pada fase knock out Piala Dunia sepanjang kariernya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maroko Vs Portugal, Bos Singa Atlas Tak Ingin Ronaldo Main"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved