Tinju Dunia
Asosiasi Tinju Dunia WBC Investigasi Dugaan Kecurangan Hasil Pertarungan Manny Pacquiao di Filipina
Suzy Padilla anak dari Carlos Padilla pun mengirim surat ke WBC dalam upaya untuk membela ayahnya dan berpendapat bahwa pernyataannya disalahtafsirkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Asosiasi Tinju Dunia WBC mengambil sikap soal dugaan kecurangan dalam hasil pertarungan Manny Pacquiao vs Nadel Hussein 20 tahun silam di Manila, Filipina.
Sekedar informasi, mantan wasit Carlos Padilla mengungkapkan jika Tinju Dunia Manny Pacquiao menghadapi petarung Australia Nedal Hussein adalah satu diantara kunci cemerlangnya karir sang petinju Filipina itu.
Hal tersebut diutarakan Carlos Padilla saat sebuah wawancara yang diberikan untuk pelantikannya ke dalam Hall of Fame Tinju Nevada.
Satu diantara Momen kunci yang diungkapkan Carlos Padilla terjadi di ronde keempat ketika Manny Pacquiao dirobohkan.
Saat itu Carlos Padilla mengulur waktu agar Manny Pacquiao dapat bangkit.
Manny Pacquiao kemudian menang di ronde ke-10, tetapi dengan cara yang kontroversial.
• Live Tinju Dunia Naoya Inoue vs Paul Butler Untuk Juara Tak Terantahkan Kelas Bantam Desember 2022
Nadel Hussein dipaksa mundur dengan cut walaupun mengklaim ditanduk, tetapi Carlos Padilla memastikan itu direkam sebagai pukulan.
Berkat kemenangan itu pria yang kini telah menjadi Senator Filipina ini mampu mempertahankan gelar kelas bantam sebanyak dua kali.
Manny Pacquiao juga berhasil mengubah kategori dan menghadapi juara kelas bantam super Lehlo Ledwaba pada tahun 2001, dalam pertarungan yang akan melambungkannya ke ketenaran internasional.
Atas hal tersebut, Presiden Asosiasi Tinju Dunia WBC, Mauricio Sulaiman memerintahkan penyelidikan pada malam 14 Oktober 2000 itu.
“Dewan Tinju Dunia telah membentuk panel khusus untuk meninjau situasi wasit legendaris Carlos Padilla terkait beberapa komentar dalam wawancara yang diterbitkan WBC beberapa hari lalu," demikian pernyataan Mauricio Sulaiman.
Suzy Padilla anak dari Carlos Padilla pun mengirim surat ke WBC dalam upaya untuk membela ayahnya dan berpendapat bahwa pernyataannya disalahtafsirkan.
• Raja Tinju Dunia Meksiko Canelo Salah Satu yang Terkaya, Raup Rp.15 Milliar Dalam 2 Menit 15 Detik

“Sebagai presiden WBC, sekaligus sebagai manusia yang mengenal Pak Carlos Padilla sejak usianya 10 tahun, saya pasti bisa berempati dengan Suzy dan isi suratnya. Saya pribadi akan mengikuti prosesnya. WBC akan membuat tidak ada komentar publik lebih lanjut tentang masalah ini." kata Mauricio Sulaiman.
Manny Pacquiao juga telah angkat suara dan membantah bertanggung jawab dalam kasus tersebut.
"Kami tidak curang. Sebagai petinju saya hanya melakukan apa yang harus saya lakukan. Saya hanya seorang petinju. Saya hanya melakukan pekerjaan saya di dalam ring. Itu tugas mereka, masalah, bukan masalahku." kata petinju berjuluk Pacman tersebut.