Mubariq Ahmad : Dukungan Anggaran Harus Semakin Baik untuk Dukung Sintang Lestari

Tim Ground Work Analysis Green Budget Tagging Kabupaten Sintang Tahun 2022 hanya beranggotakan 6 orang yang terdiri dari ASN Pemkab Sintang

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Diskominfo Sintang
Direktur Conservation Strategy Fund (CSF) Indonesia, Mubariq Ahmad memberikan apresiasi kepada tim Ground Work Analysis Green Budget Tagging Kabupaten Sintang Tahun 2022 yang sudah berhasil melakukan kajian terhadap anggaran Pemkab Sintang yang mendukung kebijakan Sintang Lestari. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Direktur Conservation Strategy Fund (CSF) Indonesia, Mubariq Ahmad memberikan apresiasi kepada tim Ground Work Analysis Green Budget Tagging Kabupaten Sintang Tahun 2022 yang sudah berhasil melakukan kajian terhadap anggaran Pemkab Sintang yang mendukung kebijakan Sintang Lestari.

Hasil kajian analisis analisis terhadap APBD Kabupaten Sintang Tahun 2021 dan 2022 sudah dipaparkan di Aula Bappeda Kabupaten Sintang pada Kamis kemarin

“Yang dikaji adalah bagaimana sebuah konsekuensi anggaran dari sebuah cita-cita mewujudkan Sintang Lestari. Langkah, kebijakan, program dan anggaran harus dipastikan mendukung cita-cita itu. Hasil kajian ini akan bermanfaat untuk ke depan semakin memperkuat program dan anggaran yang bisa menuju Sintang Lestari,” kata Mubariq, Jumat 9 Desember 2022.

Mubariq menegaskan, Sintang Lestari inikan sesuai RPJMD Kabupaten Sintang 2021-2026. Diawal tentu tidak akan langsung sejalan, tetapi Sintang terus memperbaiki diri untuk menuju ke sana.

"Dukungan anggaran harus semakin baik untuk mendukung Sintang Lestari. Kita baru memulai, jangan pesimis, terus perbaiki yang kurang,” sarannya.

Baca juga: Tim Green Budget Paparkan Hasil Analisa APBD Sintang 2021-2022 yang Dukung Program Sintang Lestari

Kepala Bappeda Sintang, Kartiyus menyampaikan Tim Ground Work Analysis Green Budget Tagging Kabupaten Sintang Tahun 2022 sudah bekerja keras dalam mempelajari APBD 2021 dan 2022 kemudian melakukan analisis.

“Saya tahu tim sudah bekerja keras, bahkan sampai lembur untuk menelusuri anggaran tahun 2021 dan 2022, mana anggaran yang sudah pro terhadap Sintang Lestari. Kami juga akan mendata anggaran 40 NGO yang sudah membantu Sintang untuk mendukung Sintang Lestari,” ujar Kartiyus.

Tim Ground Work Analysis Green Budget Tagging Kabupaten Sintang Tahun 2022 hanya beranggotakan 6 orang yang terdiri dari ASN Pemkab Sintang yang bekerja di beberapa OPD.

Mereka kata Kartiyus anak muda yang cerdas dan mampu menghasilkan kajian dan analisa yang baik.

"Adanya hasil analisis tim terhadap anggaran hijau Pemkab Sintang ini, maka kita akan tahu seberapa besar anggaran kita yang sudah mendukung cita-cita Sintang Lestari,” jelas Kartiyus. (*)

Kelam Tourism Festival Resmi Dibuka, Harap Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Sintang

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved