Eligible Jadi Syarat Peserta SNBP 2023, Ini Penjelasan Kepsek SMAK Immanuel Pontianak

"Sekolah kami berakreditasi A. Berdasarkan peraturan sebelumnya, sekolah berakreditasi A memiliki kuota peserta didik eligible sebesar 40 persen dari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISHAK
Kepala Kristen Immanuel Pontianak, Annes saat dijumpai, Sabtu 18 Agustus 2018. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala SMA Kristen (SMAK) Immanuel Pontianak, Annes mengatakan kuota peserta didik eligible yang diberikan panitia sudah cukup dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mendatang.

"Sekolah kami berakreditasi A. Berdasarkan peraturan sebelumnya, sekolah berakreditasi A memiliki kuota peserta didik eligible sebesar 40 persen dari semua siswa kelas XII," katanya kepada Tribun Pontianak, Minggu 4 Desember 2022.

Ia menjelaskan peserta didik eligible, ditentukan dengan prioritas di antaranya peserta didik yang ingin mengikuti SNBP.

"Jika kuota masih tersisa maka akan diisi hingga kuota terpenuhi dengan dilakukan penyaringan nilai rapor semester 1-5," jelasnya.

Selain itu, untuk pendaftaran akun, Annes menjelaskan, pihak sekolah akan melakukan sosialisasi SNBP terlebih dahulu dan meminta siswa untuk mendaftar akun secara pribadi.

"Dari pihak sekolah, akan melihat apakah peserta didik sudah mendaftar dan memverifikasi atau belum selama proses SNBP ataupun SNPBM dan anak-anak akan dimonitor oleh sekolah juga siap membantu jika terdapat kesulitan selama proses berjalan," jelasnya.

Dapat Kuota 40 Persen Peserta Didik Eligible, Kepsek SMAK Immanuel Pontianak Mengaku Cukup

Tidak hanya itu, Annes, juga mengatakan untuk pengumuman peserta didik eligible akan diumumkan langsung kepada siswa.

"Selain kita umumkan langsung kita juga sampaikan ke wali kelas untuk reminder ke anak-anak, sesuai dengan perolehan nilai tertinggi yang diperoleh," jelasnya.

Ia juga menjelaskan siswa yang eligible adalah siswa yang diprioritaskan ingin mengikuti SNBP 2023 dan memenuhi kriteria kuota maksimal akreditasi dengan penyaringan nilai rapor semester 1-5.

"Untuk pendaftarannya siswa yang mendaftar sendiri dengan monitoring dari sekolah," katanya.

Sebelumnya diberitakan, satu di antara kriteria siswa SMA, SMK, atau MA bisa mendaftar SNBP 2023 adalah dinyatakan eligible.

Dalam konteks SNBP 2023, siswa eligible adalah siswa yang dinyatakan layak sesuai syarat untuk mengikuti pendaftaran SNBP atau dulu bernama Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Prof Ashari mengatakan kriteria siswa eligible ditentukan oleh beberapa hal. Misalnya, akreditasi sekolah.

"Salah satu syarat untuk menentukan siswa eligible nanti berdasarkan pada akreditasi sekolah," kata Prof Ashari saat Konferensi Pers Sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) secara daring dikutip dari Kompas.com, Kamis 1 Desember 2022 lalu.

Sosok Nadya Angelie Lislie, Siswi SMAK Immanuel Pontianak yang Raih Medali Emas OPSI 2022

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved