Khazanah Islam

Jenis Shalat Fardhu dan Sunnah yang Diikuti Khutbah Materi Pelajaran PAI dan Budi Pekerti 11 SMA

Secara bahasa Khutbah bermakna memberi peringatan, pembelajaran atau nasehat dalam kegiatan ibadah.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK
Secara bahasa Khutbah bermakna memberi peringatan, pembelajaran atau nasehat dalam kegiatan ibadah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Terdapat Shalat fardhu dan sunnah yang mengharuskan adanya khutbah.

Untuk shalat Fardhu, yakni shalat Jumat harus didahului dengan khutbah.

Setelah khutbah barulah jamaah akan mendirikan shalat jumat dua rekaat.

Lantas apakah arti khutbah?

Secara bahasa Khutbah bermakna memberi peringatan, pembelajaran atau nasehat dalam kegiatan ibadah.

Khutbah juga diartikan Kegiatan nasihat yang disampaikan kepada kaum Muslim dengan syarat dan rukun tertentu yang erat kaitannya dengan sah atau sunnahnya ibadah.

Arti, Bahasa dan Pokok Ajaran Kitab Injil Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8 SMP

Sedangkan orang yang melakukan khutbah dikenal dengan istilah khatib.

Umumnya, pelaksanaan khutbah, jika dikaitkan dengan shalat, dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian di antaranya :

1. Khutbah yang dilakukan sebelum shalat, misalnya Khutbah Jumat

2. Khutbah yang dilakukan sesudah shalat, misalnya khutbah shalat ’Idain (Idul Fitri dan Idul Adha), Shalat Khusuf (Gerhana Bulan) dan Shalat Kusuf (Gerhana Matahari),

Shalat Istisqa’ (shalat minta hujan), dan khutbah saat Wukuf di Padang Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah).

3. Khutbah yang tidak berkaitan dengan shalat, misalnya khutbah Nikah.

Di antara beragam jenis khutbah, ada hal yang terpenting untuk diketahui, yakni khutbah Jumat.

Sebab, Khutbah Jumat memerlukan rukun yang harus dipenuhi agar ibadahnya menjadi sah, dan sesuai dengan aturan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved