Utang Pemerintah Era Jokowi Tembus Rp 7.496 Triliun, Sri Mulyani Sebut Masih Wajar

Data terbaru menyebut besar utang pemerintah di era Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah menembus Rp 7.496,7 triliun.

Editor: Rizky Zulham
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM
Kolase Presiden Jokowi - Utang Pemerintah Era Jokowi Tembus Rp 7.496 Triliun, Sri Mulyani Bilang Masih Aman. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Data terbaru menyebut besar utang pemerintah di era Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah menembus Rp 7.496,7 triliun.

Hal itu diketahui berdasarkan data yang dikutip dari dikutip dari laman APBN KiTa Kementerian Keuangan terbaru atau per 31 Oktober 2022

Utang tersebut bertambah cukup signifikan. Namun hal itu masih aman dan wajar menurut Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani.

Sejak awal tahun 2022, utang pemerintah di era Presiden Jokowi terus mencatat rekor, dengan menembus Rp 7.000 triliun dan terus mengalami kenaikan signifikan dari waktu ke waktu.

Sebagai contoh, pada akhir tahun 2014 atau saat transisi dari Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono ke Jokowi, utang pemerintah tercatat sebesar Rp 2.608,78 triliun.

Pengakuan Pria di Bogor yang Viral Hidup Kembali, Janji Lunasi Utang Rp 1,5 Miliar hingga Minta Maaf

Artinya, sejak menjabat di awal periode pertamanya hingga sekarang, utang pemerintah sudah mengalami kenaikan lebih dua kali lipatnya.

Sementara apabila dibandingkan posisi utang pemerintah pada sebulan sebelumnya atau per 30 September 2022, utang pemerintah berada di level Rp 7.420,47 triliun.

Artinya, dalam rentan waktu sebulan, utang negara sudah bertambah sebesar Rp 76m23 triliun.

Selain itu, utang pemerintah tersebut juga terus mencatatkan rekor baru.

Dengan bertambahnya utang pemerintah, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) juga mengalami naik turun. Pada akhir Oktober 2022, rasio utang terhadap PDB adalah 38,36 persen.

Sesuai Undang-undang Keuangan Negara, rasio utang terhadap PDB yang harus dijaga dan tidak boleh melebihi batas, yakni tidak boleh lebih dari 60 persen.

Saat ini, Rasio utang Indonesia terhadap PDB berada di kisaran 40 persen yang diklaim pemerintah masih dalam batas wajar dan aman.

"Terdapat peningkatan dalam jumlah nominal dan rasio utang pada akhir Oktober 2022 jika dibandingkan dengan bulan lalu.

Meskipun demikian peningkatan tersebut masih dalam batas aman, wajar, serta terkendali diiringi dengan diversifikasi portofolio yang optimal," tulis Kemenkeu dalam buku APBN Kita, dikutip Senin 28 November 2022.

Kapolda Kalbar Dampingi Kapolri Sambut Kedatangan Presiden Jokowi di Bandara Supadio

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved