Kabar Artis

Bukan Krisis Ekonomi, Ternyata Ini Jadi Alasan Nikita Mirzani Ingin Menjual Rumah

Nikita Mirzani didakwa dengan Pasal 36 Jo Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 51 ayat (2) UU ITE atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU ITE

KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM/Instagram
Kolase Foto Artis Nikita Mirzani. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Nikita Mirzani membenarkan tengah menjual rumah mewah miliknya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Banyak warganet berpendapat jika Nikita tengah mengalami krisis ekonomi akibat kasus yang menjeratnya saat ini.

Saat dikonfirmasi hak tersebut. Ibu tiga anak itu ia memiliki jawaban sendiri.

"Emang kenapa sih, kalau jual rumah kan bukan jual diri, gimana sih. Jual rumah salah," kata Nikita Mirzani saat ditemui di Pengadilan Negeri Serang, Banten, Senin 29 November 2022.

Kemudian Nikita menyebut dirinya ingin menjual rumahnya itu karena telah merasa bosan.

Selain itu, ia menambahkan bahwa ketiga anak-anaknya sudah tumbuh dewasa dan membutuhkan rumah yang lebih besar.

Jadi Angin Segar, Nikita Mirzani Akan Segera Bebas Akibat Pengapusan Pasal 27 dan 28 UU ITE

"Alasannya karena udah bosan, rumahnya kekecilan, anak udah besar-besar," pungkas Nikita Mirzani.

Diketahui sebelumnya jika Nikita Mirzani saat ini tengah mendekam di Rutan Kelas IIB Serang karena kasus pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Dito Mahendra.

Nikita Mirzani didakwa dengan Pasal 36 Jo Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 51 ayat (2) UU ITE atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU ITE atau Pasal 311 KUHP.

Angin Segar Bebas

Fitri Salhuteru minta sahabatnya, Nikita Mirzani agar segera dibebaskan dari tahanan.

Fitri Salhuteru mengabarkan penghapusan pasal 27 dan 28 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang akan disahkan dalam rapat paripurna DPR RI, pada Desember 2022.

Kabar tersebut disampaikan Fitri Salhuteru melalui akun Instagram pribadinya @fitri_salhuteru.

Kenakan Rompi Tahanan, Penampilan Nikita Mirzani Saat Sidang Kian Modis dan Kece

"Kabar baik untuk masyarakat Indonesia 'kebebasan demokrasi dan ekspresi'" tulis Fitri Salhuteru.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved